Genus Lema

Lema adalah genus kumbang daun dalam suku Lemini, subfamili Criocerinae (Famili Chrysomelidae, Ordo Coleoptera). Genus ini tersebar luas di wilayah tropis dan beriklim sedang di dunia dan sangat beragam di daerah tropis Dunia Lama. Spesies Lema umumnya berasosiasi dengan tumbuhan herba, terutama monokotil seperti rumput dan teki, meskipun beberapa spesies juga menggunakan tumbuhan inang dikotil.

Kumbang Lema dewasa umumnya berukuran kecil hingga sedang dan memiliki bentuk tubuh memanjang, sempit, dan sejajar. Kulitnya biasanya halus dan mengkilap, seringkali menunjukkan warna metalik atau mengkilap dalam nuansa biru, hijau, tembaga, atau hitam, terkadang dengan tanda kemerahan atau kekuningan yang kontras. Kepala sepenuhnya terbuka dan tidak tertutup oleh pronotum, dan antena berbentuk filamen dan agak panjang. Kaki ramping dan beradaptasi dengan baik untuk bergerak di dedaunan.

Larva Lema adalah pemakan daun eksternal dan terkenal karena perisai feses khas criocerine, di mana larva menutupi tubuh mereka dengan lapisan kotoran dan kulit yang terkelupas. Perilaku ini memberikan perlindungan efektif terhadap predator dan parasitoid. Aktivitas makan larva umumnya menghasilkan bekas luka memanjang pada daun, yang mencerminkan gerakan makan linier mereka.

Genus Lema mencakup banyak spesies, beberapa di antaranya penting dalam bidang pertanian. Spesies tertentu memakan tanaman yang penting secara ekonomi dan dapat menyebabkan kerusakan lokal pada tanaman, meskipun sebagian besar memiliki dampak terbatas dan terjadi pada kepadatan populasi rendah. Siklus hidup umumnya melibatkan sinkronisasi yang erat dengan ketersediaan tanaman inang.

Secara ekologis, spesies Lema merupakan komponen integral dari interaksi tanaman-serangga, terutama di ekosistem padang rumput dan pertanian. Mereka berperan sebagai herbivora, mangsa bagi predator, dan inang bagi parasitoid, berkontribusi pada keseimbangan ekologis. Genus Lema menarik secara taksonomi dan ekologis karena keanekaragamannya, kebiasaan makan yang khusus, dan perilaku pertahanan larva yang khas.