Infraordo Iguania
Iguania adalah infraordo kadal dalam ordo Squamata, yang terdiri dari lebih dari 2.000 spesies, termasuk iguana, kadal agamid, bunglon, anole, kadal kepala berhelm, dan kerabatnya. Anggota infraordo ini tersebar di seluruh Amerika, Afrika, Eropa, Asia, Madagaskar, dan Australia, menempati berbagai habitat mulai dari hutan hujan tropis dan gurun hingga padang rumput, pegunungan, dan lingkungan perkotaan.
Kadal dari infraordo Iguania menunjukkan keragaman yang cukup besar dalam ukuran, bentuk tubuh, dan warna. Mereka umumnya memiliki anggota tubuh yang berkembang dengan baik, ekor yang panjang, kelopak mata yang dapat digerakkan, dan lubang telinga eksternal, meskipun beberapa kelompok, seperti bunglon, menunjukkan fitur yang sangat khusus. Banyak spesies memiliki cakar yang kuat untuk memanjat, sementara yang lain beradaptasi untuk gaya hidup terestrial, arboreal, atau hidup di bebatuan.
Ciri khas iguana adalah ketergantungan mereka pada penglihatan untuk mendeteksi mangsa dan berkomunikasi dengan individu lain. Tidak seperti banyak kadal lain yang sangat bergantung pada isyarat kimia, iguana menggunakan tampilan visual seperti mengangguk-angguk kepala, gerakan seperti push-up, menggembungkan tubuh, perubahan warna, dan peregangan lipatan kulit leher selama pertahanan teritorial dan perkawinan.
Kebiasaan makan bervariasi di antara kelompok. Banyak spesies bersifat insektivora, memakan serangga dan arthropoda lainnya, sementara yang lain bersifat omnivora atau herbivora, mengonsumsi daun, bunga, buah, dan bahan tumbuhan lainnya. Spesies yang lebih besar kadang-kadang memangsa vertebrata kecil.
Siklus hidup mengikuti reproduksi reptil pada umumnya. Sebagian besar spesies bersifat ovipar, bertelur di tanah, serasah daun, atau sarang yang terlindungi, sementara sejumlah kecil bersifat vivipar, melahirkan anak yang hidup. Anak-anak iguana umumnya mandiri sejak lahir atau menetas dan menerima sedikit atau tanpa perawatan orang tua.
Infraordo ini mencakup beberapa famili terkemuka, seperti Iguanidae (iguana), Agamidae (agama dan kadal naga), Chamaeleonidae (bunglon), Corytophanidae (kadal berkepala helm), Dactyloidae (anole), dan lainnya, yang mencerminkan beragam adaptasi ekologis dan morfologis yang luar biasa.
Secara ekologis, spesies Iguania memainkan peran penting sebagai predator serangga dan hewan kecil lainnya, herbivora yang memengaruhi komunitas tumbuhan, dan mangsa bagi burung, ular, mamalia, dan reptil yang lebih besar. Banyak spesies merupakan komponen kunci dari jaring makanan darat dan berfungsi sebagai indikator kesehatan ekosistem. Keragaman perilaku, pewarnaan, dan spesialisasi ekologis yang luar biasa menjadikan Iguania salah satu kelompok kadal yang paling sukses dan menarik.
