Subfamili Stephanopinae
Stephanopinae adalah subfamili dalam famili Thomisidae (Ordo Araneae), yang terdiri dari kelompok laba-laba kepiting yang khas, terutama beradaptasi dengan kehidupan di kulit pohon, permukaan batu, dan serasah daun. Subfamili ini tersebar di seluruh dunia tetapi sangat beragam di wilayah tropis dan subtropis, dengan representasi yang menonjol di Afrika, Asia, Australia, dan Amerika.
Anggota Stephanopinae dicirikan oleh tubuh yang kokoh, seringkali sangat keras, dengan permukaan yang kasar, bertuberkel, atau berduri. Morfologi yang terukir ini, bersama dengan warna cokelat, abu-abu, atau seperti kulit kayu yang berbintik-bintik, memberikan kamuflase yang sangat baik terhadap kulit kayu, batu, dan substrat bertekstur lainnya. Tubuhnya biasanya pipih, dan dua pasang kaki pertama membesar dan laterigrade, meskipun seringkali kurang ramping daripada pada laba-laba kepiting yang hidup di bunga.
Tidak seperti banyak Thomisinae, Stephanopinae kurang umum dikaitkan dengan bunga. Sebaliknya, mereka biasanya beristirahat tanpa bergerak di batang pohon, cabang, bebatuan, atau tanah, di mana mereka mengandalkan warna kamuflase dan tekstur tubuh untuk tetap tidak terdeteksi. Mereka adalah predator penyergap dan tidak membuat jaring penangkap mangsa, menggunakan sutra terutama untuk tali penarik, tempat persembunyian, dan kantung telur.
Mangsa terutama terdiri dari serangga dan arthropoda kecil lainnya yang bergerak di atas kulit kayu atau permukaan tanah. Laba-laba Stephanopinae menangkap mangsa dengan serangan tiba-tiba, menggunakan kaki depan yang kuat dan racunnya. Dimorfisme seksual ada tetapi seringkali kurang jelas daripada pada laba-laba kepiting yang hidup di bunga, dengan jantan umumnya lebih kecil dan lebih ramping daripada betina.
Reproduksi mengikuti pola entelegyne yang khas, dengan struktur genital yang kompleks pada kedua jenis kelamin. Betina menghasilkan kantung telur yang biasanya tersembunyi di celah-celah atau menempel pada kulit kayu atau substrat lainnya. Perkembangannya langsung, dengan anak laba-laba menyerupai laba-laba dewasa kecil.
Secara ekologis, Stephanopinae memainkan peran penting sebagai predator dalam ekosistem hutan dan lahan berhutan. Dengan memangsa serangga yang merayap dan hidup di kulit kayu, mereka berkontribusi pada pengaturan populasi arthropoda dan meningkatkan kompleksitas ekologis habitat pepohonan dan permukaan tanah.
