Subtribe Myrmarachnina
Myrmarachnina adalah subfamili laba-laba pelompat dalam famili Salticidae, subfamili Salticinae, dan suku Myrmarachnini. Subfamili ini tersebar luas di wilayah tropis dan subtropis, dengan keanekaragaman terbesar di Asia Selatan dan Tenggara, Afrika, dan Australasia. Anggota Myrmarachnina sangat terkait dengan habitat yang kaya semut dan umumnya ditemukan di hutan, padang rumput, perkebunan, kebun, dan lingkungan perkotaan.
Laba-laba dari subfamili Myrmarachnina dicirikan oleh morfologi dan perilakunya yang sangat khusus dalam meniru semut. Tubuhnya biasanya memanjang dan sempit, dengan pinggang yang menyempit sehingga memberikan penampilan bersegmen seperti semut. Warnanya seringkali sangat mirip dengan spesies semut lokal, termasuk warna hitam, cokelat, kemerahan, atau kekuningan. Sepasang kaki pertama seringkali tegak dan digerakkan dengan cara yang meniru antena semut.
Secara morfologis, Myrmarachnina menunjukkan banyak adaptasi yang terkait dengan mimikri. Cephalothorax memanjang, abdomen ramping, dan kaki panjang dan tipis. Pada banyak spesies, jantan memiliki chelicerae yang membesar atau memanjang yang menyerupai mandibula semut. Karakter diagnostik untuk identifikasi terutama ditemukan pada struktur organ palpus jantan dan epigyne betina, meskipun ini mungkin kurang mencolok secara eksternal karena bentuk tubuh yang mirip semut.
Secara perilaku, anggota Myrmarachnina adalah pemburu visual diurnal yang aktif. Meskipun sangat mirip dengan semut, mereka tidak hidup berkelompok dan tidak bekerja sama dengan semut. Sebaliknya, mereka memanfaatkan peniruan mereka untuk mengurangi risiko predasi saat berburu arthropoda kecil. Pola gerakan, postur, dan cara berjalan yang tidak menentu semakin memperkuat ilusi semut.
Secara ekologis, laba-laba Myrmarachnina adalah predator penting dalam ekosistem yang didominasi oleh semut dan merupakan salah satu contoh paling mencolok dari peniruan adaptif di antara arthropoda. Subfamili ini mencakup genus-genus terkenal seperti Myrmarachne dan bentuk-bentuk yang terkait erat, serta merupakan garis keturunan kunci untuk studi evolusi, perilaku, dan spesialisasi ekologis pada laba-laba pelompat.
