Cicak Jari Bengkok (Genus Cyrtodactylus)
Cyrtodactylus adalah genus tokek yang sangat beragam dalam famili Gekkonidae, infraordo Gekkota, dan ordo Squamata. Genus ini dikenal sebagai tokek jari bengkok (bent-toed geckos) dan merupakan salah satu radiasi tokek terbesar di Asia serta wilayah sekitarnya, dengan ratusan spesies yang telah dideskripsikan dan masih banyak yang terus ditemukan.
Spesies Cyrtodactylus tersebar luas di Asia Selatan, Asia Tenggara, Tiongkok selatan, Papua Nugini, dan sebagian Melanesia. Mereka menghuni berbagai habitat seperti hutan hujan tropis, kawasan karst batu kapur, tebing berbatu, gua, hutan pegunungan, hingga habitat yang terganggu.
Secara morfologi, tokek jari bengkok umumnya berukuran kecil hingga sedang, dengan tubuh ramping hingga agak kekar. Nama umumnya merujuk pada bentuk jari yang melengkung khas. Berbeda dengan banyak tokek rumah, sebagian besar spesies Cyrtodactylus tidak memiliki bantalan perekat yang melebar, melainkan jari sempit dengan ujung bercakar, yang mencerminkan adaptasi pada substrat berbatu atau hutan, bukan permukaan halus bangunan. Tubuhnya sering memiliki pola pita, bercak, atau jaring dengan warna cokelat, abu-abu, kuning, atau oranye yang membantu kamuflase pada kulit pohon, serasah daun, atau batu.
Secara ekologis, spesies Cyrtodactylus sebagian besar bersifat nokturnal dan insektivor, memangsa berbagai artropoda kecil. Banyak spesies menunjukkan spesialisasi habitat yang tinggi, terutama yang terbatas pada formasi karst batu kapur yang terisolasi, sehingga menghasilkan tingkat endemisme yang tinggi. Reproduksi umumnya ovipar, dengan betina bertelur dalam jumlah kecil—biasanya satu atau dua butir—di mikrohabitat yang terlindung.
Karena keanekaragaman yang sangat tinggi dan seringnya penemuan spesies baru, Cyrtodactylus memiliki peran penting dalam studi evolusi, spesiasi, dan biogeografi di Asia Tenggara.
