Tribe Catantopini

Catantopini adalah suku dalam subfamili Catantopinae (Famili Acrididae, Ordo Orthoptera), yang terdiri dari beragam kelompok belalang bertanduk pendek berukuran sedang hingga besar. Suku ini terutama tersebar di wilayah tropis dan subtropis Dunia Lama, khususnya di Afrika, Asia Selatan dan Tenggara, dan sebagian Australasia. Spesies Catantopini biasanya menghuni padang rumput, sabana, tepi hutan, semak belukar, dan lahan pertanian.

Anggota Catantopini umumnya memiliki bentuk tubuh yang kokoh dengan kepala yang relatif vertikal dan mata majemuk yang berkembang dengan baik. Antena pendek, seperti pada sebagian besar acridid, dan pronotum menonjol, seringkali memiliki carina lateral yang berbeda atau ukiran permukaan. Femur belakang besar dan berotot, memungkinkan kemampuan melompat yang kuat, sementara sayap biasanya berkembang penuh dan berfungsi, meskipun spesies bersayap kecil juga ada.

Warna pada Catantopini seringkali samar, didominasi oleh warna cokelat, hijau, atau abu-abu, yang memberikan kamuflase efektif di antara vegetasi atau di tanah. Beberapa spesies menampilkan pola kontras atau sayap belakang berwarna cerah yang terlihat saat terbang atau ketika terganggu, kemungkinan berfungsi sebagai penangkal predator.

Catantopini mengalami perkembangan hemimetabolus. Betina bertelur dalam kantung di tanah, dan nimfa menyerupai dewasa tetapi tidak memiliki sayap dan kematangan reproduksi. Siklus hidup seringkali disinkronkan dengan curah hujan musiman dan pertumbuhan vegetasi, yang memengaruhi ukuran dan aktivitas populasi.

Secara ekologis, anggota Catantopini adalah herbivora, memakan rumput, tumbuhan herba, dan terkadang semak. Mereka umumnya tidak membentuk kawanan migrasi besar dan tidak dianggap sebagai hama pertanian utama, meskipun beberapa spesies dapat menyebabkan kerusakan lokal pada tanaman atau padang rumput. Secara keseluruhan, belalang Catantopini memainkan peran penting dalam ekosistem darat sebagai konsumen primer dan sebagai sumber makanan bagi berbagai predator.