Kadal Kaca, Buaya, Biawak, dan Sekutunya (Infraordo Anguimorpha)

Anguimorpha adalah infraordo reptil bersisik dalam klad Anguimorpha, yang mencakup beragam kelompok kadal yang dicirikan oleh anatomi tengkorak yang khas, adaptasi makan yang khusus, dan, pada beberapa garis keturunan, sistem racun atau toksin yang sangat berkembang. Kelompok ini mencakup kadal monitor (Varanus), kadal helodermatid seperti kadal Gila dan kadal manik-manik, kadal aligator, kadal kaca, dan beberapa garis keturunan anguimorph lainnya. Anggota kelompok ini tersebar di sebagian besar dunia, dengan keanekaragaman yang sangat tinggi di wilayah tropis dan subtropis.

Anguimorph menunjukkan variasi yang cukup besar dalam bentuk tubuh dan gaya hidup. Kadal monitor berkisar dari spesies yang relatif kecil dan ramping hingga naga Komodo yang sangat besar (Varanus komodoensis), sementara anguid mencakup kadal darat yang kompak serta bentuk memanjang tanpa anggota tubuh yang umumnya dikenal sebagai kadal kaca. Banyak spesies memiliki tubuh yang kokoh, rahang yang kuat, dan anggota tubuh yang relatif kuat, meskipun tingkat pengurangan anggota tubuh sangat bervariasi di antara garis keturunan. Kulit mereka ditutupi sisik yang saling tumpang tindih, dan warnanya berkisar dari cokelat dan abu-abu yang lembut hingga pola hijau, kuning, oranye, dan hitam yang cerah.

Ciri utama Anguimorpha adalah struktur tengkorak dan rahangnya yang khusus. Banyak anggotanya memiliki rahang yang relatif kuat dan modifikasi yang memungkinkan mereka untuk mengolah berbagai macam mangsa. Beberapa garis keturunan anguimorph telah mengembangkan bentuk kinesis kranial, yang memungkinkan pergerakan terkontrol antara bagian-bagian tengkorak selama makan. Kadal monitor khususnya memiliki otot leher dan rahang yang kuat, lidah bercabang, dan sistem sensorik yang sangat berkembang yang membantu dalam menemukan mangsa.

Strategi makannya beragam. Spesies yang lebih kecil dapat mengonsumsi serangga, laba-laba, siput, dan invertebrata lainnya, sedangkan anguimorph yang lebih besar dapat memangsa katak, kadal, ular, burung, telur, mamalia, bangkai, dan mangsa besar lainnya. Kadal monitor adalah predator dan pemakan bangkai yang sangat serbaguna, dengan beberapa spesies mampu memangsa mangsa akuatik, sementara yang lain mengkhususkan diri dalam perburuan arboreal atau terestrial. Kadal Gila dan kadal manik-manik adalah kadal yang tidak biasa karena memiliki adaptasi pengiriman racun yang terkait dengan rahang bawah, yang mereka gunakan terutama untuk menaklukkan mangsa daripada secara aktif menyuntikkan racun melalui taring khusus.

Sebagian besar anguimorph adalah predator aktif, meskipun metode berburu mereka berkisar dari pengejaran aktif hingga penyergapan dan mencari makan secara oportunistik. Kadal monitor seringkali sangat bergantung pada indra penciuman mereka, menggunakan lidah mereka yang panjang dan bercabang untuk mengumpulkan partikel kimia dan mentransfernya ke organ Jacobson. Spesies arboreal dapat bergerak secara efisien melalui vegetasi, sementara spesies terestrial mungkin merupakan pelari atau penggali yang kuat. Beberapa anguid telah mengembangkan tubuh yang memanjang dan anggota tubuh yang berkurang, menghasilkan penampilan yang sekilas mirip ular meskipun nenek moyangnya adalah kadal.

Reproduksi bervariasi di antara garis keturunan yang berbeda. Banyak spesies bersifat ovipar, bertelur di tanah, serasah daun, rongga, atau lokasi terlindungi lainnya. Yang lain bersifat vivipar, menyimpan embrio yang berkembang di dalam saluran reproduksi sampai lahir. Tergantung pada spesiesnya, betina dapat membangun sarang, menjaga telur, atau memilih tempat yang hangat dan lembap yang menyediakan kondisi inkubasi yang sesuai. Anak kadal dan bayi kadal umumnya mandiri segera setelah menetas atau lahir dan harus mencari makanan dan tempat berlindung tanpa perawatan orang tua yang berkepanjangan.

Anguimorpha menempati berbagai macam habitat, termasuk hutan hujan, sabana, hutan kering, gurun, padang rumput, lahan basah, lingkungan berbatu, dan hutan beriklim sedang. Beberapa kadal monitor sangat terkait dengan sungai, danau, hutan bakau, dan habitat pesisir, sedangkan yang lain beradaptasi dengan lanskap kering. Fleksibilitas ekologis mereka telah memungkinkan anguimorph untuk melakukan diversifikasi ke dalam ceruk terestrial, arboreal, semi-akuatik, dan fosorial.

Kelompok anguimorph yang representatif meliputi Varanidae (kadal monitor), Helodermatidae (kadal Gila dan kadal manik-manik), Anguidae (kadal aligator dan kadal kaca), dan beberapa garis keturunan lain yang secara historis atau saat ini ditempatkan dalam Anguimorpha. Batas pasti dan hubungan internal infraordo ini telah menjadi subjek revisi filogenetik, khususnya mengenai penempatan beberapa garis keturunan yang punah dan kurang dikenal.

Secara ekologis, Anguimorpha mencakup beberapa predator reptil berukuran sedang hingga besar yang paling penting di banyak ekosistem darat. Dengan mengonsumsi serangga, moluska, reptil lain, burung, mamalia, bangkai, dan sumber daya lainnya, kadal-kadal ini dapat memengaruhi populasi mangsa dan siklus nutrisi. Keragaman ukuran tubuh, morfologi, penggunaan habitat, dan strategi makan mereka menjadikan Anguimorpha sebagai garis keturunan penting untuk memahami evolusi dan diversifikasi ekologis reptil bersisik.