Subfamili Tenoderinae
Tenoderinae adalah subfamili dalam famili Mantidae (Superfamili Mantoidea, Ordo Mantodea), yang terdiri dari kelompok belalang sembah berukuran sedang hingga besar yang tersebar luas di Asia, Afrika, dan sebagian Oseania. Anggota subfamili ini umumnya ditemukan di hutan, padang rumput, lahan pertanian, semak belukar, dan kebun, di mana mereka menempati habitat yang kaya vegetasi.
Belalang sembah dari subfamili Tenoderinae umumnya dicirikan oleh tubuh yang memanjang dan ramping, prothorax yang panjang, dan sayap yang berkembang dengan baik. Warnanya biasanya hijau, cokelat, atau hijau kekuningan, memberikan kamuflase yang sangat baik di antara dedaunan, rumput, dan batang. Banyak spesies memiliki penampilan yang ramping yang membantu mereka menyatu dengan vegetasi di sekitarnya.
Seperti belalang sembah lainnya, spesies Tenoderinae memiliki kepala segitiga yang sangat lincah yang dilengkapi dengan mata majemuk besar yang memberikan penglihatan yang sangat baik. Kaki depan raptorial mereka dipersenjatai dengan duri yang kuat dan diadaptasi untuk menangkap mangsa dengan cepat. Belalang sentadu ini terutama merupakan predator penyergap, tetap diam sampai serangga atau hewan kecil lainnya berada dalam jarak serang.
Makanan utamanya terdiri dari serangga seperti lalat, belalang, ngengat, kupu-kupu, dan kumbang. Individu yang lebih besar kadang-kadang memangsa laba-laba dan arthropoda lainnya. Kaki depan mereka yang kuat dan refleks yang cepat membuat mereka menjadi pemburu yang sangat efektif.
Siklus hidup melibatkan metamorfosis tidak sempurna, dengan perkembangan yang berlangsung melalui tahap telur, nimfa, dan dewasa. Betina meletakkan telur di dalam ootheca pelindung yang menempel pada vegetasi atau permukaan lainnya. Nimfa menyerupai dewasa miniatur dan mengalami beberapa kali pergantian kulit sebelum mencapai kedewasaan.
Subfamili ini mencakup genus seperti Tenodera, Hierodula, dan bentuk terkait, banyak di antaranya termasuk belalang sentadu yang paling sering ditemukan di Asia.
Secara ekologis, spesies Tenoderinae memainkan peran penting dalam mengatur populasi serangga dan berkontribusi pada keseimbangan ekosistem darat. Mereka berperan sebagai predator dan mangsa dalam jaring makanan dan sering dianggap sebagai serangga yang bermanfaat di lingkungan pertanian karena konsumsi spesies hama potensial. Ukuran tubuh mereka yang mengesankan, kemampuan berkamuflase, dan kemampuan memangsa menjadikan mereka salah satu anggota garis keturunan belalang sembah yang paling mudah dikenali.
