Tribe Macroglossini

Macroglossini adalah suku terbesar dan paling beragam dalam subfamili Macroglossinae (Famili Sphingidae, Superfamili Bombycoidea, Ordo Lepidoptera). Anggota suku ini tersebar di seluruh dunia, dengan keanekaragaman tertinggi terjadi di wilayah tropis dan subtropis Asia, Afrika, Australia, dan Amerika. Mereka menghuni hutan, lahan berhutan, padang rumput, lanskap pertanian, dan kebun kota, di mana tanaman berbunga berlimpah.

Ngengat dari suku Macroglossini umumnya berukuran kecil hingga sedang dan terkenal karena penerbangannya yang cepat dan lincah. Mereka memiliki tubuh yang ramping, sayap depan yang sempit, dan otot dada yang kuat yang memungkinkan mereka melayang terus menerus saat makan. Perilaku melayang ini sangat mirip dengan burung kolibri dan memungkinkan mereka untuk mendapatkan nektar tanpa mendarat di bunga.

Ciri khas Macroglossini adalah adanya belalai yang panjang dan berkembang dengan baik, seringkali melebihi panjang tubuh pada beberapa spesies. Adaptasi ini memungkinkan serangga dewasa untuk makan dari bunga-bunga berbentuk tabung yang dalam dan tidak dapat dijangkau oleh banyak serangga lain, sehingga menjadikan mereka penyerbuk yang sangat efektif. Mata majemuk mereka yang besar memberikan penglihatan yang sangat baik, dan antena membantu dalam orientasi dan pengendalian penerbangan.

Warnanya berkisar dari warna cokelat, abu-abu, dan zaitun yang samar hingga hijau, merah muda, kuning, atau oranye yang cerah, tergantung pada spesiesnya. Beberapa anggota menunjukkan area sayap transparan atau meniru lebah, tawon, atau lebah madu, mengurangi risiko pemangsaan.

Siklus hidup mengikuti metamorfosis lengkap, yang terdiri dari tahap telur, larva (ulat tanduk), pupa, dan dewasa. Ulat biasanya bertubuh halus dan memiliki tonjolan seperti tanduk yang khas pada segmen perut terakhir. Mereka memakan berbagai macam tumbuhan herba, semak, pohon, dan tanaman merambat, dengan preferensi tanaman inang yang berbeda di antara genus.

Suku ini mencakup banyak genus terkenal, termasuk Macroglossum (ngengat elang kolibri), Cephonodes (ngengat elang lebah), Theretra, Hippotion, Hemaris, dan genus terkait, yang banyak di antaranya merupakan penyerbuk penting dalam ekosistem alami dan pertanian.

Secara ekologis, ngengat Macroglossini memainkan peran penting dalam penyerbukan tanaman berbunga, terutama tanaman dengan tabung bunga panjang yang mekar di siang hari, senja, atau malam hari. Larva mereka berkontribusi pada interaksi tanaman-herbivora, sementara larva dan ngengat dewasa menyediakan makanan bagi burung, kelelawar, reptil, laba-laba, dan serangga parasitoid. Melalui adaptasi makan khusus dan kemampuan terbang yang luar biasa, spesies Macroglossini termasuk di antara ngengat penyerbuk terpenting dalam ekosistem darat.