The Painted Jezebel

Delias hyparete

Deskripsi

Delias hyparete memiliki sayap sisi atas berwarna putih dengan garis hitam di tepi luar, kupu-kupu betina memiliki garis-garis hitam lebih banyak dibanding jantan. Sayap sisi bawahnya berwarna putih dengan garis-garis berwarna hitam, sayap belakangnya berwarna kuning cerah di separuh basal dan oranye-merah cerah di tepiannya.

Larva : larva Delias hyparete berbentuk silinder berwarna kuning pucat-kecoklatan, tubuhnya ditutupi turbekel dorso-lateral dan lateral kekuningan yang masing-masing memiliki setae panjang, halus dan berwarna putih.

Pupa : Pupa Delias hyparete berwarna kuning dengan bintik-bintik berwarna hitam. Spesies ini memiliki rostrum hitam pendek di anterior dan tanduk di dorsal dan segmen abdominal.

Jumlah Populasi

-

Masa Hidup

-

Berat

-

Panjang

Lebar sayap antara 60 – 75 mm.

Ar

Arboreal

He

Herbivore

Klasifikasi

KERAJAAN

:

Animalia

FILUM

:

Arthropoda

KELAS

:

Insecta

BANGSA

:

Lepidoptera

FAMILI

:

Pieridae

MARGA

:

Delias

SPECIES

:

Delias hyparete

Distribusi

Delias hyparete dapat ditemukan di area hutan dan area yang ditumbuhi tanaman inangnya.

Geografi

Benua : Asia

Negara/Daerah : Delias hyparete dapat ditemukan di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Perilaku dan Gaya Hidup

Delias hyparete aktif pada siang hari, sering terlihat terbang di atas pohon dan hanya turun untuk mengambil nektar bunga dan beristirahat di tempat teduh.

Gaya Hidup

Arboreal

Bioma

Hutan hujan tropis

Zona Iklim

Tropis

Makanan dan Nutrisi

Larva Delias hyparete memakan daun Dendrophthoe pentandra, mereka akan memakan lamina daun dalam kelompok di sekitar lokasi oviposisi sehingga menghasilkan sejumlah lubang pada daun.

Tipe makanan : Herbivora (larva), Nektivora

Perilaku Kawin

Delias hyparete berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar), telurnya diletakkan dalam kelompok di bagian bawah daun tanaman inang. Telur berbentuk seperti vas diletakkan berdiri atau miring ke satu sisi. Telur berwarna kekuningan pucat dengan pinggiran sedikit terangkat mengelilingi mikropilar, telur berubah menjadi keputihan saat matang.

Lingkaran Kehidupan (Metamorfosis) : Telur Delias hyparete membutuhkan waktu sekitar 4-5 hari untuk menetas, ulat yang baru menetas memiliki panjang sekitar 2.2mm dan memiliki kepala kapsul berwarna hitam. Tubuhnya berbentuk silinder, berwarna kuning pucat ditutupi dengan baris dorsal, dorso-lateral dan lateral setae halus. Setiap seta punggung tampak mengandung tetesan kecil di ujung distalnya. Warna tubuh berubah menjadi hijau kekuningan saat pertumbuhan berlangsung, ertumbuhan pada instar pertama ini berjalan cukup cepat dan panjang tubuhnya mencapai sekitar 4 mm dalam waktu sekitar 2,5-3 hari sebelum mabung hingga instar ke-2. Ulat instar ke-2 berwarna coklat kekuningan dengan baris tuberkel dorso-lateral dan lateral kekuningan pucat yang masing-masing memiliki seta panjang, halus dan keputihan. Setae hitam dorsal masih ada tetapi tertutup oleh setae dorso-lateral dan lateral. Instar ini bertahan sekitar 3-4 hari dengan panjang tubuh mencapai 7mm. Ulat instar ke-3 mirip dengan instar ke-2, tahap ini membutuhkan waktu sekitar 3-4 hari untuk menyelesaikannya dengan panjang tubuh mencapai sekitar 14mm. Penampilan ulat instar ke-4 sedikit berubah dari pada ulat instar ke-3. Instar ini bertahan sekitar 3,5-4 hari dengan panjang tubuh mencapai sekitar 22-24mm. Ulat instar ke-5 dan terakhir sangat mirip dengan ulat instar ke-4. Instar ke-5 bertahan selama 5-7 hari, dan panjang tubuh mencapai 36-40mm. Pada hari terakhir instar ke-5, tubuh ulat memendek dengan warna yang berubah warna menjadi kuning keemasan. Ulat yang sudah dewasa berhenti makan dan berhenti di bagian bawah daun atau batang / tangkai tanaman inang. Pupation terjadi sekitar 0,5-1 hari kemudian. Pupa Delias hyparete berwarna kuning dengan bintik-bintik berwarna hitam. Spesies ini memiliki rostrum hitam pendek di anterior dan tanduk di dorsal dan segmen abdominal. Sejumlah variabel garis hitam dapat ditemukan di bantalan sayap. Panjang pupa: 24-25mm.  Setelah sekitar 6-7 hari perkembangan, kulit kepompong berubah menjadi tembus cahaya saat perkembangan dalam kasus kepompong berakhir. Keesokan harinya kupu-kupu dewasa muncul dari kasus kepompong.

Masa reproduksi : –

Masa inkubasi : 4 – 5 hari

Usia mandiri : sejak menetas

Nama anakan : –

Jumlah anak/telur : –

Populasi

Status Populasi : Belum Dievaluasi (NE)

NE

DD

LC

NT

VU

EN

CR

EW

EX

FOTO GALERI