The Common Baron

Euthalia aconthea

Deskripsi

Euthalia aconthea memiliki sayap sisi atas berwarna coklat tua dengan pita post-discal lebar yang tidak jelas di kedua sayap pada jantan. Tepi bagian dalam pita berwarna keputihan, sayapnya memancarkan semburat keunguan gelap jika dilihat dari samping. Kupu-kupu betina ukurannya lebih besar dan warnanya lebih pucat, bintik-bintik putih di sayap depan lebih besar dan jelas. Sisi bawah sayap spesies ini berwarna lebih pucat dengan serangkaian bintik hitam submarginal di kedua sayap. Proboscisnya berwarna hijau limau.

Larva : larva Euthalia aconthea saat menetas memiliki tubuh berwarna hijau kekuningan, kapsul kepalanya berwarna coklat pucat kekuningan. Tubuhnya memiliki sepuluh pasamg tonjolan (protuberances) dorso-lateral yang panjang, kekuningan dan berdaging, selain itu juga terdapat setae hitam yang berasal dari tonjolan ini. Pada instar selanjutnya sepuluh pasang protuberances memanjang secara signifikan, masing-masing diproyeksikan secara horizontal dengan banyak duri bercabang. Terdapat bercak putih di punggung diantara protuberances.

Pupa : pupa Euthalia aconthea berwarna hijau dengan bintik-bintik coklat disetiap sudutnya. Warnanya akan berubah menjadi gelap saat akan keluar menjadi kupu-kupu, panjang pupa sekitar 18 – 20 mm.

Jumlah Populasi

-

Berat

-

Panjang

Lebar sayap antara 45 – 70 mm.

Ar

Arboreal

He

Herbivore

Klasifikasi

KERAJAAN

:

Animalia

FILUM

:

Arthropoda

KELAS

:

Insecta

BANGSA

:

Lepidoptera

FAMILI

:

Nymphalidae

MARGA

:

Euthalia

SPECIES

:

Euthalia aconthea

Distribusi

Euthalia aconthea dapat ditemukan di hutan, daerah perkotaan, tanah terlantar atau lahan pertanian dimana terdapat tanaman inangnya.

Geografi

Benua : Asia

Negara/Daerah : Euthalia aconthea tersebar di India, Sri Lanka, dan negara-negara Asia Tenggara.

Perilaku dan Gaya Hidup

Euthalia aconthea terbang dengan kecepatan tinggi, gaya terbangnya flap glide agak kaku, terbang di ketinggian rendah dan mempertahankan wilayah. Sering terlihat berjemur pada siang hari dengan sayap terbuka rata dan mengunjungi bunga dan buah matang, baik yang masih di pohon ataupun di tanah.

Gaya Hidup

Arboreal

Bioma

Hutan hujan tropis

Zona Iklim

Tropis

Makanan dan Nutrisi

Larva Euthalia aconthea memakan daun mangga (Mangifera indica), kacang mente (Anacardium occidentale) dan Scurrula.

Tipe makanan : Herbivora (larva), Nektivora

Perilaku Kawin

Euthalia aconthea berkembang biak dengan bertelur (ovipar), telurnya diletakkan sendiri-sendiri di atas ataupun di bawah daun tanaman inang. Telurnya berbentuk setengah bola, permukaannya ditutupi oleh cekungan heksagonal dengan tonjolan seperti rambut yang muncul dari sudut yang bersebelahan. Saat baru diletakkan telur berwarna hijau pucat, dalam beberapa jam warnanya berubah menjadi hijau tua.

Masa reproduksi : –

Masa inkubasi : 5 hari

Usia mandiri : sejak menetas

Nama anakan : –

Jumlah anak/telur : –

Populasi

Status Populasi : Belum Dievaluasi (NE)

NE

DD

LC

NT

VU

EN

CR

EW

EX

FOTO GALERI

Referensi

  1. Khoon, S. 2010. A Field Guide to The Butterflies of Singapore. Ink On Paper Communications, Singapore.
  2. Euthalia aconthea on Wikipedia article 
  3. Life History of the Baron v2.0 
  4. Euthalia aconthea gurda article