Burung Kucica Kampung

Copsychus saularis

Deskripsi

Copsychus saularis berukuran sedang yaitu 20 cm, memiliki warna dominan putih dan hitam. Pada individu jantan bagian kepala, mahkota dan punggung, serta sayap berwarna hitam terang, sedangkan dada dan ekor bagian bawah berwarna putih, serta terdapat strip putih pada sayap. Betina nya seperti jantan tetapi bagian hitam pada jantan menjadi warna abu-abu kusam.

Jumlah Populasi

Tidak diketahui

Berat

-

Panjang

20 cm

Di

Diurnal

In

Insectivorest

Klasifikasi

KERAJAAN

:

Animalia

FILUM

:

Chordata

KELAS

:

Aves

BANGSA

:

Passeriformes

FAMILI

:

Muscicapidae

MARGA

:

Copsychus

SPECIES

:

Copsychus saularis

Distribusi

Copsychus saularis ditemukan di hutan terbuka dan area budidaya yang dekat dengan tempat tinggal manusia.

Geografi

Benua : Asia

Negara/Daerah : China, Nepal, Bangladesh, India, Sri Lanka dan Pakistan Timur.

Asia Tenggara : Thailand, Malaysia, Filipina, Indonesia (Kalimantan, Sumatra, Jawa, dan Bali)

Perilaku dan Gaya Hidup

Copsychus saularis adalah burung penjelajah di berbagai lingkungan. Mereka sering aktif menjelang senja. Mereka terkadang mandi di air hujan yang dikumpulkan di daun pohon.

Gaya Hidup

Bioma

Hutan terbuka

Zona Iklim

Tropis

Makanan dan Nutrisi

Copsychus saularis makanan utamanya adalah serangga dan invertebrata lainnya. Terkadang juga memakan nektar bunga, tokek, lintah, lipan, dan bahkan ikan.

Tipe makanan : Insektivora

Perilaku Kawin

Copsychus saularis jantan cukup agresif pada musim kawin dan akan mempertahankan wilayahnya, berkembang biak terutama dari bulan Maret hingga Juli di India dan Januari hingga Juni di Asia Tenggara, bersarang di lubang atau relung pohon di dinding atau bangunan, rongga sarang dilapisi dengan rumput. Pembuatan sarang dilakukan 1 minggu sebelum telur diletakkan, dibuat oleh kedua indukan. Bertelur empat atau lima butir dan diinkubasi oleh betina selama 8 sampai 14 hari. Individu betina lebih banyak menghabiskan tenaga untuk memberi makan anak daripada jantan.

Masa reproduksi : Maret hingga Juli di India dan Januari hingga Juni di Asia Tenggara

Masa inkubasi : 8 – 14 hari

Usia mandiri : –

Nama anakan : –

Jumlah anak/telur : 4 atau 5 hari

Populasi

Status Populasi : Resiko Rendah (LC)

NE

DD

LC

NT

VU

EN

CR

EW

EX

Kategori Populasi

Dievaluasi sebagai least concern karena populasinya tidak mendekati ambang batas rentan, meskipun di beberapa daerah populasinya menurun.

FOTO GALERI

Referensi

  1. MacKinnon, J. 1991 . Fields Guide to the Birds Of Java and Bali. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
  2. Copsychus saularis on The IUCN Red List site 
  3. Oriental Magpie-robin on Wikipedia article