Burung Bentet Loreng

Lanius tigrinus

Deskripsi

Spesies burung yang kecil, memiliki karakteristik : Paruhnya yang tebal berwarna biru-hitam dan kaki abu-abu-hitam. Punggung, pantat, dan bahu jantan dewasa berwarna coklat kemerahan dengan garis-garis kehitaman membentuk pola seperti harimau. Sayap dan ekornya berwarna coklat dan bagian bawahnya berwarna putih, terkadang dengan tepi yang samar di sampingnya, sedangkan bulu betina lebih kusam dan lebih coklat daripada jantan. Burung remaja memiliki tanda seperti sisik gelap di kepala, punggung dan bawah dan tidak memiliki abu-abu atau hitam di kepala.

Jumlah Populasi

-

Masa Hidup

-

Berat

Jantan memiliki berat 27-29 gram dan betina memiliki berat 29-37 gram

Panjang

17 – 19 cm

Ar

Arboreal

Di

Diurnal

In

Insectivorest

Klasifikasi

KERAJAAN

:

Animalia

FILUM

:

Chordata

KELAS

:

Aves

BANGSA

:

Passeriformes

FAMILI

:

Laniidae

MARGA

:

Lanius

SPECIES

:

Lanius tigrinus

Distribusi

Spesies ini ditemukan sekitar hutan dataran rendah, seperti hutan terbuka.

Geografi

Benua : Asia

Negara/Daerah : Musim berbiak : Jepang dan Asia Utara.

Migrasi : Asia Selatan, Asia Tenggara meliputi, Filipina, Indonesia (Sumatra, Jawa, Bali, Sulawesi, dan Kalimantan.

Perilaku dan Gaya Hidup

Spesies ini menyukai bertengger di tepi hutan, dan sangat sering berkicau.

Gaya Hidup

Arboreal

Bioma

Hutan terbuka

Zona Iklim

Tropis dan subtropis

Makanan dan Nutrisi

Makanan utamanya adalah serangga, terutama belalang, jangkrik, kumbang, serangga, kupu-kupu, dan ngengat, biasanya berburu dari tempat bertengger di tepi hutan, juga mencari makan di antara cabang dan daun untuk mencari mangsa

Tipe makanan : Insektivora

Perilaku Kawin

Spesies ini bersifat monogami, musim kawin berlangsung dari Mei hingga Juli. Sarang berbentuk cangkir dibangun di atas tanah pada cabang di pohon gugur tetapi kadang-kadang rendah di antara semak-semak, biasanya 1,5 sampai 5 meter. Terbuat dari batang, ranting, akar dan vegetasi lainnya dan dilapisi dengan rumput. Tiga sampai enam telur, diinkubasi oleh betina selama 14-16 hari. Burung-burung muda menjadi dewasa setelah sekitar dua minggu dan tetap dekat dengan sarangnya selama dua minggu lagi.

Masa reproduksi :

Masa inkubasi : 14 – 16 hari

Usia mandiri : 2 minggu setelah menetas

Nama anakan : –

Jumlah anak/telur : 3 – 6 telur

Populasi

Status Populasi : Resiko Rendah (LC)

NE

DD

LC

NT

VU

EN

CR

EW

EX

FOTO GALERI

Referensi

  1. MacKinnon, J. 1991 . Fields Guide to the Birds Of Java and Bali. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
  2. Lanius tigrinus on iNaturalist article