Kutu Punggun Perisai (Famili Scutelleridae)
Scutelleridae, yang umumnya dikenal sebagai kutu permata atau kutu punggung perisai, adalah famili yang khas dalam superfamili Pentatomoidea. Anggota famili ini terkenal karena skutellumnya yang membesar, yang membentang dan sepenuhnya menutupi sayap dan perut, memberikan penampilan halus seperti perisai yang menyerupai kumbang daripada kutu sejati pada umumnya.
Kutu Scutelleridae biasanya berukuran sedang dan seringkali menunjukkan pewarnaan yang mencolok, termasuk permukaan metalik, iridesen, atau berpola cerah, yang berkontribusi pada nama umum mereka “kutu permata.” Kepala memiliki mata majemuk, sepasang antena bersegmen, dan mulut pengisap-penusuk yang terutama diadaptasi untuk memakan getah tanaman, biji, atau buah. Seperti pada kutu pentatomoid lainnya, kelenjar aroma hadir dan dapat menghasilkan bahan kimia pertahanan, meskipun baunya seringkali kurang menyengat daripada pada kutu bau biasa.
Perkembangan pada Scutelleridae bersifat hemimetabolous, dengan tahap telur, nimfa, dan dewasa. Nimfa umumnya menyerupai serangga dewasa, tetapi tidak memiliki skutelum dan sayap yang berkembang sempurna, dan seringkali menampilkan warna yang mencolok. Telur biasanya diletakkan berkelompok pada tanaman inang.
Scutelleridae terutama bersifat fitofag dan paling sering dikaitkan dengan pohon, semak, dan tanaman herba di daerah tropis dan subtropis, di mana keanekaragamannya paling besar. Secara ekologis, mereka berfungsi sebagai herbivora dalam komunitas tumbuhan dan sebagai mangsa bagi berbagai predator. Beberapa spesies dianggap sebagai hama pertanian karena memakan tanaman yang penting secara ekonomi, sementara yang lain menarik perhatian karena penampilannya yang mencolok dan perannya dalam keanekaragaman hayati.
