Kadal (Subordo Sauria)

Sauria adalah subordo reptil dalam ordo Squamata yang secara tradisional digunakan untuk merujuk pada kelompok kadal dalam arti luas. Dalam taksonomi modern, istilah ini sering dianggap sebagai kelompok informal, bukan klad yang terdefinisi secara ketat, namun umumnya mencakup berbagai kelompok squamata selain ular.

Anggota yang secara tradisional dimasukkan dalam Sauria meliputi tokek, skink, agamid, iguana, biawak, bunglon, dan berbagai kelompok kadal lainnya. Mereka tersebar luas di seluruh dunia kecuali Antarktika, dan menghuni berbagai habitat seperti hutan, gurun, padang rumput, lahan basah, hingga area perkotaan.

Secara morfologi, kadal umumnya memiliki lubang telinga eksternal, kelopak mata yang dapat digerakkan (pada sebagian besar kelompok), serta tungkai yang berkembang baik dengan jari-jari, meskipun pada beberapa garis keturunan terjadi reduksi atau kehilangan tungkai. Ukuran tubuh sangat bervariasi, dari tokek kecil yang hanya beberapa sentimeter hingga biawak besar yang panjangnya bisa mencapai beberapa meter.

Secara ekologis, anggota Sauria menempati relung yang sangat beragam. Mereka dapat bersifat terestrial (hidup di darat), arboreal (di pohon), fosorial (menggali), saksikolus (hidup di batu), atau semiakuatik. Pola makan juga bervariasi, mulai dari pemakan serangga, karnivor, herbivor, hingga omnivor. Strategi reproduksi mencakup bertelur (ovipar) dan melahirkan (vivipar), dengan variasi yang luas antar kelompok.

Secara keseluruhan, Sauria merupakan salah satu garis keturunan reptil yang paling sukses secara evolusioner dan paling beragam secara ekologis dalam ordo Squamata.