Kutu Bau, Kutu Perisai, dan Sekutunya (Superfamili Pentatomoidea)
Pentatomoidea adalah superfamili terkemuka dalam infraordo Pentatomomorpha, yang terdiri dari serangga yang umumnya dikenal sebagai kutu busuk dan kerabat dekatnya. Anggota superfamili ini umumnya dikenali dari tubuhnya yang kokoh, seringkali berbentuk perisai, dan adanya kelenjar aroma yang berkembang dengan baik yang menghasilkan bau menyengat sebagai mekanisme pertahanan.
Kutu pentatomoid biasanya memiliki tubuh yang lebar dan pipih, skutellum segitiga yang ukurannya sedang atau sangat besar, dan sayap depan hemelytrous dengan bagian basal yang menebal dan ujung membran. Kepala memiliki mata majemuk, sepasang antena bersegmen (biasanya lima segmen), dan alat mulut pengisap-penusuk yang terutama beradaptasi untuk memakan jaringan tumbuhan, biji, atau buah. Pada beberapa kelompok, kebiasaan makan dapat mencakup predasi atau omnivora.
Perkembangan pada Pentatomoidea bersifat hemimetabolous, yang berlangsung melalui tahap telur, nimfa, dan dewasa. Nimfa menyerupai serangga dewasa dalam bentuk tubuh secara umum tetapi tidak memiliki sayap dan organ reproduksi yang berkembang sempurna, dan seringkali menunjukkan pewarnaan atau pola yang berbeda. Banyak spesies terkait erat dengan tanaman inang tertentu, dan siklus hidup musiman adalah hal yang umum.
Secara ekologis, anggota Pentatomoidea memainkan peran penting sebagai herbivora dan pemakan biji dalam ekosistem darat, serta menjadi mangsa bagi berbagai predator. Beberapa spesies memiliki kepentingan pertanian yang signifikan, karena aktivitas makannya dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman pangan, buah-buahan, dan tanaman hias. Superfamili ini mencakup famili-famili terkenal seperti Pentatomidae, Scutelleridae, Acanthosomatidae, dan Cydnidae, yang mencerminkan beragam keanekaragaman morfologi dan adaptasi ekologis.
