Cicak (Infraordo Gekkota)
Gekkota adalah infraordo kadal dalam ordo Squamata, yang secara tradisional ditempatkan dalam subordo Sauria. Kelompok ini mencakup tokek dan pygopod (kadal tanpa kaki yang berkerabat dekat dengan tokek), dan merupakan salah satu garis keturunan kadal yang paling khas dan tersebar luas.
Anggota Gekkota tersebar di wilayah tropis, subtropis, dan beriklim sedang di seluruh dunia, dengan keanekaragaman tinggi di Asia Tenggara, Australia, Afrika, dan Amerika. Mereka menghuni berbagai habitat seperti hutan hujan, gurun, tebing berbatu, padang rumput, hingga lingkungan permukiman manusia.
Secara morfologi, gekkota dikenal karena bantalan perekat khusus pada jari kaki pada banyak spesies. Bantalan ini memiliki struktur mikroskopis (setae) yang memungkinkan mereka menempel pada permukaan halus melalui gaya van der Waals. Adaptasi ini memungkinkan mereka memanjat dinding vertikal bahkan berjalan di langit-langit. Sebagian besar spesies memiliki mata besar dengan pupil vertikal dan tidak memiliki kelopak mata yang dapat digerakkan, melainkan dilindungi oleh lapisan transparan (brille). Namun, beberapa kelompok basal masih memiliki kelopak mata yang dapat digerakkan.
Ukuran tubuh bervariasi, dari spesies sangat kecil yang hanya beberapa sentimeter hingga bentuk yang lebih besar dengan panjang lebih dari 30 cm. Warna tubuh juga sangat beragam, sering kali memberikan kamuflase terhadap kulit pohon, batu, atau dedaunan.
Secara ekologis, sebagian besar Gekkota bersifat nokturnal dan insektivor, memangsa artropoda seperti serangga dan laba-laba. Beberapa spesies aktif pada siang hari, dan sebagian kecil bersifat omnivor dengan memakan buah atau nektar. Reproduksi umumnya ovipar, dengan banyak spesies bertelur satu atau dua butir telur bercangkang keras setiap kali bertelur.
Karena kemampuan adaptasinya yang tinggi dan kedekatannya dengan lingkungan manusia, beberapa spesies tokek telah menjadi kosmopolitan akibat introduksi tidak sengaja.
