Kumbang Daun dan Sekutunya (Superfamili Chrysomeloidea)
Chrysomeloidea adalah superfamili kumbang yang besar dan beragam dalam infraordo Cucujiformia (Ordo Coleoptera). Superfamili ini paling dikenal karena anggotanya yang sebagian besar memakan tumbuhan dan mencakup beberapa kumbang herbivora yang paling signifikan secara ekologis dan ekonomis di seluruh dunia. Spesies Chrysomeloidea tersebar secara global, menempati berbagai habitat darat di mana pun tumbuhan berpembuluh tumbuh.
Anggota Chrysomeloidea biasanya dicirikan oleh tubuh yang kokoh hingga memanjang, alat mulut pengunyah yang berkembang dengan baik, dan antena yang biasanya berbentuk filamen hingga agak berbentuk gada. Elytra umumnya halus atau berukir halus dan sepenuhnya menutupi perut. Banyak spesies menunjukkan warna cerah atau kontras, seringkali berfungsi sebagai kamuflase, warna peringatan, atau mimikri. Kaki-kakinya beradaptasi dengan baik untuk berjalan atau menempel pada vegetasi, dan tarsus umumnya tampak pseudotetramerous.
Larva Chrysomeloidea sebagian besar adalah fitofag dan menunjukkan beragam strategi makan. Mereka dapat memakan daun secara eksternal, batang atau akar secara internal, atau di dalam biji dan buah. Beberapa larva bersifat akuatik atau semi-akuatik, terutama dalam garis keturunan tertentu. Siklus hidup terkait erat dengan tanaman inang, dan banyak spesies menunjukkan spesifisitas inang yang tinggi.
Famili utama dalam Chrysomeloidea meliputi Chrysomelidae (kumbang daun), Cerambycidae (kumbang tanduk panjang), Megalopodidae, Orsodacnidae, dan Bruchidae (sering dianggap sebagai subfamili Bruchinae dalam Chrysomelidae). Chrysomelidae dan Cerambycidae bersama-sama mencakup sebagian besar keanekaragaman spesies dalam superfamili ini.
Secara ekologis, Chrysomeloidea memainkan peran utama dalam interaksi tumbuhan-herbivora dan siklus nutrisi. Meskipun banyak spesies merupakan hama pertanian dan kehutanan yang serius karena kebiasaan memakan daun atau melubangi kayu, spesies lain berkontribusi pada keseimbangan ekosistem dan digunakan dalam program pengendalian hayati. Hubungan evolusi yang erat antara kumbang Chrysomeloidea dan tumbuhan berbunga telah mendorong diversifikasi yang luas, menjadikan superfamili ini sebagai komponen kunci keanekaragaman hayati serangga darat.
