Banteng (Bos javanicus)

Bos javanicus, yang dikenal sebagai banteng, adalah spesies bovina liar dalam genus Bos (tribus Bovini, famili Bovidae). Spesies ini berasal dari Asia Tenggara dan merupakan salah satu sapi liar paling khas di kawasan tersebut.

Banteng berukuran sedang hingga besar dengan tubuh kuat dan berotot. Jantan dewasa umumnya berwarna cokelat tua hingga hitam dengan tanda putih mencolok pada kaki bagian bawah, pantat, dan moncong, sedangkan betina dan individu muda biasanya berwarna cokelat kemerahan. Kedua jenis kelamin memiliki tanduk yang melengkung ke atas, namun tanduk jantan lebih tebal dan kuat. Ciri khas banteng adalah bercak putih besar pada bagian pantat.

Spesies ini menghuni hutan tropis dan subtropis, hutan terbuka, padang rumput, serta sabana. Persebarannya meliputi Indonesia, Malaysia, Thailand, Kamboja, dan Myanmar. Di Indonesia, banteng terdapat di Pulau Jawa, Bali, dan sebagian Kalimantan.

Bos javanicus terutama merupakan pemakan rumput (grazer), namun juga dapat memakan daun, tunas, dan semak. Banteng umumnya hidup berkelompok dalam kawanan kecil yang dipimpin oleh betina dominan, sementara jantan dewasa sering hidup menyendiri atau dalam kelompok jantan.

Spesies ini berstatus Terancam Punah (Endangered) akibat kehilangan habitat, perburuan, penularan penyakit dari sapi domestik, serta hibridisasi. Upaya konservasi difokuskan pada perlindungan habitat, pengawasan terhadap perburuan liar, dan program pengembangbiakan terkelola. Banteng memiliki peran ekologis penting sebagai herbivora besar yang memengaruhi struktur vegetasi serta memiliki nilai budaya di beberapa wilayah.