Infraordo Anareolatae
Anareolatae adalah infraordo utama dalam subordo Verophasmatodea (Ordo Phasmida), yang terdiri dari kelompok serangga ranting modern yang besar dan beragam. Anggota infraordo ini tersebar di seluruh dunia, dengan keanekaragaman terbesar di wilayah tropis dan subtropis, khususnya di habitat hutan Asia Tenggara, Australasia, dan Neotropis.
Infraordo ini dicirikan oleh tidak adanya area apikalis (bidang sensorik yang berbeda) pada tibia, fitur morfologis kunci yang membedakan Anareolatae dari infraordo Areolatae. Bentuk tubuh dalam Anareolatae sebagian besar seperti ranting, mulai dari yang sangat ramping dan memanjang hingga bentuk yang lebih kokoh, sementara peniruan daun sejati umumnya tidak ada. Pewarnaan biasanya samar, didominasi oleh warna cokelat, hijau, dan abu-abu yang menyerupai ranting, cabang, atau kulit kayu.
Sayap bervariasi perkembangannya di antara Anareolatae. Banyak spesies tidak bersayap, sementara yang lain memiliki sayap yang berkurang atau berkembang penuh. Jika ada, sayap sering digunakan untuk penerbangan jarak pendek atau pertunjukan pertahanan daripada penerbangan berkelanjutan. Dimorfisme seksual umum terjadi, dengan betina biasanya lebih besar dan berbadan lebih berat daripada jantan.
Seperti serangga ranting lainnya, Anareolatae menunjukkan perkembangan hemimetabola. Telur sering dijatuhkan ke tanah dan mungkin menyerupai biji tanaman dalam bentuk dan tekstur, membantu kamuflase dan perlindungan dari predator. Nimfa menyerupai dewasa dalam bentuk umum dan secara bertahap memperoleh karakteristik dewasa melalui pergantian kulit berturut-turut.
Secara ekologis, Anareolatae sepenuhnya herbivora, memakan daun semak dan pohon. Mereka memainkan peran penting dalam ekosistem hutan sebagai konsumen primer dan sebagai mangsa bagi berbagai predator vertebrata dan invertebrata. Infraordo ini mencakup beberapa famili yang terkenal, seperti Phasmatidae dan Diapheromeridae, dan mewakili garis keturunan evolusi utama dalam serangga ranting, yang terkenal karena keanekaragamannya, distribusi yang luas, dan adaptasi yang sukses terhadap gaya hidup arboreal yang tersembunyi.
