{"id":9101,"date":"2021-08-18T14:45:08","date_gmt":"2021-08-18T14:45:08","guid":{"rendered":"https:\/\/baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/ular-sendok\/"},"modified":"2025-10-09T10:50:49","modified_gmt":"2025-10-09T10:50:49","slug":"ular-sendok-jawa-naja-sputatrix","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/","title":{"rendered":"Ular Sendok Jawa"},"content":{"rendered":"<p>Ular Sendok Jawa (<em data-start=\"1534\" data-end=\"1550\">Naja sputatrix<\/em>) adalah ular berbisa berukuran sedang hingga besar yang berasal dari Indonesia, terutama di pulau Jawa, Bali, Lombok, dan sekitarnya. Panjang tubuhnya umumnya antara 1,2 hingga 1,5 meter, namun beberapa individu dapat mencapai lebih dari 2 meter. Warna tubuhnya bervariasi dari cokelat, abu-abu, hingga hitam, kadang dengan pola samar. Seperti ular sendok penyembur lainnya, spesies ini mampu menyemburkan bisa dari taringnya ke arah mata ancaman dengan akurasi tinggi. Saat terancam, ular ini akan mengangkat bagian depan tubuhnya, mengembangkan tudung (hood), dan dapat mendesis atau menyemburkan bisa sebagai bentuk pertahanan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) adalah ular berbisa berukuran sedang hingga besar yang berasal dari Indonesia, terutama di pulau Jawa, Bali, Lombok, dan sekitarnya. Panjang tubuhnya umumnya antara 1,2 hingga 1,5 meter, namun beberapa individu dapat mencapai lebih dari 2 meter. Warna tubuhnya bervariasi dari cokelat, abu-abu, hingga hitam, kadang dengan pola samar. Seperti ular sendok penyembur lainnya, spesies ini mampu menyemburkan bisa dari taringnya ke arah mata ancaman dengan akurasi tinggi. Saat terancam, ular ini akan mengangkat bagian depan tubuhnya, mengembangkan tudung (hood), dan dapat mendesis atau menyemburkan bisa sebagai bentuk pertahanan.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":9078,"parent":0,"menu_order":3280,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,194,234],"class_list":["post-9101","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-reptil","encyclopedia-category-ular","description-off"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) adalah ular berbisa berukuran sedang hingga besar yang berasal dari Indonesia, terutama di pulau Jawa, Bali, Lombok, dan sekitarnya. Panjang tubuhnya umumnya antara 1,2 hingga 1,5 meter, namun beberapa individu dapat mencapai lebih dari 2 meter. Warna tubuhnya bervariasi dari cokelat, abu-abu, hingga hitam, kadang dengan pola samar. Seperti ular sendok penyembur lainnya, spesies ini mampu menyemburkan bisa dari taringnya ke arah mata ancaman dengan akurasi tinggi. Saat terancam, ular ini akan mengangkat bagian depan tubuhnya, mengembangkan tudung (hood), dan dapat mendesis atau menyemburkan bisa sebagai bentuk pertahanan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) adalah ular berbisa berukuran sedang hingga besar yang berasal dari Indonesia, terutama di pulau Jawa, Bali, Lombok, dan sekitarnya. Panjang tubuhnya umumnya antara 1,2 hingga 1,5 meter, namun beberapa individu dapat mencapai lebih dari 2 meter. Warna tubuhnya bervariasi dari cokelat, abu-abu, hingga hitam, kadang dengan pola samar. Seperti ular sendok penyembur lainnya, spesies ini mampu menyemburkan bisa dari taringnya ke arah mata ancaman dengan akurasi tinggi. Saat terancam, ular ini akan mengangkat bagian depan tubuhnya, mengembangkan tudung (hood), dan dapat mendesis atau menyemburkan bisa sebagai bentuk pertahanan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-09T10:50:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Naja-Sputatrix-by-aswad-andriyanto-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1636\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1146\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/ular\\\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/ular\\\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\\\/\",\"name\":\"Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/ular\\\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/ular\\\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/Naja-Sputatrix-by-aswad-andriyanto-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-08-18T14:45:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-09T10:50:49+00:00\",\"description\":\"Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) adalah ular berbisa berukuran sedang hingga besar yang berasal dari Indonesia, terutama di pulau Jawa, Bali, Lombok, dan sekitarnya. Panjang tubuhnya umumnya antara 1,2 hingga 1,5 meter, namun beberapa individu dapat mencapai lebih dari 2 meter. Warna tubuhnya bervariasi dari cokelat, abu-abu, hingga hitam, kadang dengan pola samar. Seperti ular sendok penyembur lainnya, spesies ini mampu menyemburkan bisa dari taringnya ke arah mata ancaman dengan akurasi tinggi. Saat terancam, ular ini akan mengangkat bagian depan tubuhnya, mengembangkan tudung (hood), dan dapat mendesis atau menyemburkan bisa sebagai bentuk pertahanan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/ular\\\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/ular\\\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/ular\\\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/Naja-Sputatrix-by-aswad-andriyanto-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/Naja-Sputatrix-by-aswad-andriyanto-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":1636,\"height\":1146},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/ular\\\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Reptil\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/reptil\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Ular\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/reptil\\\/ular\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"Ular Sendok Jawa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) - Bali Wildlife","description":"Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) adalah ular berbisa berukuran sedang hingga besar yang berasal dari Indonesia, terutama di pulau Jawa, Bali, Lombok, dan sekitarnya. Panjang tubuhnya umumnya antara 1,2 hingga 1,5 meter, namun beberapa individu dapat mencapai lebih dari 2 meter. Warna tubuhnya bervariasi dari cokelat, abu-abu, hingga hitam, kadang dengan pola samar. Seperti ular sendok penyembur lainnya, spesies ini mampu menyemburkan bisa dari taringnya ke arah mata ancaman dengan akurasi tinggi. Saat terancam, ular ini akan mengangkat bagian depan tubuhnya, mengembangkan tudung (hood), dan dapat mendesis atau menyemburkan bisa sebagai bentuk pertahanan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) - Bali Wildlife","og_description":"Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) adalah ular berbisa berukuran sedang hingga besar yang berasal dari Indonesia, terutama di pulau Jawa, Bali, Lombok, dan sekitarnya. Panjang tubuhnya umumnya antara 1,2 hingga 1,5 meter, namun beberapa individu dapat mencapai lebih dari 2 meter. Warna tubuhnya bervariasi dari cokelat, abu-abu, hingga hitam, kadang dengan pola samar. Seperti ular sendok penyembur lainnya, spesies ini mampu menyemburkan bisa dari taringnya ke arah mata ancaman dengan akurasi tinggi. Saat terancam, ular ini akan mengangkat bagian depan tubuhnya, mengembangkan tudung (hood), dan dapat mendesis atau menyemburkan bisa sebagai bentuk pertahanan.","og_url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2025-10-09T10:50:49+00:00","og_image":[{"width":1636,"height":1146,"url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Naja-Sputatrix-by-aswad-andriyanto-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/","name":"Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Naja-Sputatrix-by-aswad-andriyanto-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2021-08-18T14:45:08+00:00","dateModified":"2025-10-09T10:50:49+00:00","description":"Ular Sendok Jawa (Naja sputatrix) adalah ular berbisa berukuran sedang hingga besar yang berasal dari Indonesia, terutama di pulau Jawa, Bali, Lombok, dan sekitarnya. Panjang tubuhnya umumnya antara 1,2 hingga 1,5 meter, namun beberapa individu dapat mencapai lebih dari 2 meter. Warna tubuhnya bervariasi dari cokelat, abu-abu, hingga hitam, kadang dengan pola samar. Seperti ular sendok penyembur lainnya, spesies ini mampu menyemburkan bisa dari taringnya ke arah mata ancaman dengan akurasi tinggi. Saat terancam, ular ini akan mengangkat bagian depan tubuhnya, mengembangkan tudung (hood), dan dapat mendesis atau menyemburkan bisa sebagai bentuk pertahanan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/#primaryimage","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Naja-Sputatrix-by-aswad-andriyanto-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Naja-Sputatrix-by-aswad-andriyanto-Source-iNaturalist.jpeg","width":1636,"height":1146},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/ular\/ular-sendok-jawa-naja-sputatrix\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Reptil","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/reptil\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Ular","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/reptil\/ular\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"Ular Sendok Jawa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/9101","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/9101\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31863,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/9101\/revisions\/31863"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9101"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=9101"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}