{"id":8791,"date":"2021-08-16T04:23:47","date_gmt":"2021-08-16T04:23:47","guid":{"rendered":"https:\/\/baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/kadal-pohon-zaitun\/"},"modified":"2022-09-26T07:08:07","modified_gmt":"2022-09-26T07:08:07","slug":"kadal-pohon-zaitun","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/","title":{"rendered":"Kadal Pohon Zaitun"},"content":{"rendered":"<p>Kadal ini memiliki bentuk tubuh yang hampir mirip dengan kadal kebun. Namun kadal kebun hanya hidup di atas tanah dan bebatuan. Panjang tubuhnya mencapai 11.5 cm, jika dihitung dari ujung moncong hingga ujung ekor, panjangnya mencapai 29.2 cm. Punggungnya berwarna cokelat gelap zaitun, dengan belang-belang samar berwarna kehitaman serta bintik-bintik warna hijau pucat yang berderet di punggungnya. Kepala berwarna cokelat kehijauan dengan bintik-bintik hitam di daerah ubun-ubun. Mata berwarna cokelat gelap dengan tepian dan kelopak mata berwarna kuning terang. Sisi bawah tubuh berwarna hijau keputihan atau kekuningan. Ekornya berwarna sama dengan punggung. Anak kadal yang baru menetas berwarna cokelat kekuningan atau kemerahan dengan belang-belang hitam dan tungkai berwarna hitam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kadal ini memiliki bentuk tubuh yang hampir mirip dengan kadal kebun. Namun kadal kebun hanya hidup di atas tanah dan bebatuan. Panjang tubuhnya mencapai 11.5 cm, jika dihitung dari ujung moncong hingga ujung ekor, panjangnya mencapai 29.2 cm. Punggungnya berwarna cokelat gelap zaitun, dengan belang-belang samar berwarna kehitaman serta bintik-bintik warna hijau pucat yang berderet di punggungnya. Kepala berwarna cokelat kehijauan dengan bintik-bintik hitam di daerah ubun-ubun. Mata berwarna cokelat gelap dengan tepian dan kelopak mata berwarna kuning terang. Sisi bawah tubuh berwarna hijau keputihan atau kekuningan. Ekornya berwarna sama dengan punggung. Anak kadal yang baru menetas berwarna cokelat kekuningan atau kemerahan dengan belang-belang hitam dan tungkai berwarna hitam.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":6813,"parent":0,"menu_order":3338,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,236,194],"class_list":["post-8791","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kadal-kebun","encyclopedia-category-reptil","description-off"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kadal Pohon Zaitun (Dasia olivacea) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kadal ini memiliki bentuk tubuh yang hampir mirip dengan kadal kebun. Namun kadal kebun hanya hidup di atas tanah dan bebatuan. Panjang tubuhnya mencapai 11.5 cm, jika dihitung dari ujung moncong hingga ujung ekor, panjangnya mencapai 29.2 cm. Punggungnya berwarna cokelat gelap zaitun, dengan belang-belang samar berwarna kehitaman serta bintik-bintik warna hijau pucat yang berderet di punggungnya. Kepala berwarna cokelat kehijauan dengan bintik-bintik hitam di daerah ubun-ubun. Mata berwarna cokelat gelap dengan tepian dan kelopak mata berwarna kuning terang. Sisi bawah tubuh berwarna hijau keputihan atau kekuningan. Ekornya berwarna sama dengan punggung. Anak kadal yang baru menetas berwarna cokelat kekuningan atau kemerahan dengan belang-belang hitam dan tungkai berwarna hitam.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kadal Pohon Zaitun (Dasia olivacea) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kadal ini memiliki bentuk tubuh yang hampir mirip dengan kadal kebun. Namun kadal kebun hanya hidup di atas tanah dan bebatuan. Panjang tubuhnya mencapai 11.5 cm, jika dihitung dari ujung moncong hingga ujung ekor, panjangnya mencapai 29.2 cm. Punggungnya berwarna cokelat gelap zaitun, dengan belang-belang samar berwarna kehitaman serta bintik-bintik warna hijau pucat yang berderet di punggungnya. Kepala berwarna cokelat kehijauan dengan bintik-bintik hitam di daerah ubun-ubun. Mata berwarna cokelat gelap dengan tepian dan kelopak mata berwarna kuning terang. Sisi bawah tubuh berwarna hijau keputihan atau kekuningan. Ekornya berwarna sama dengan punggung. Anak kadal yang baru menetas berwarna cokelat kekuningan atau kemerahan dengan belang-belang hitam dan tungkai berwarna hitam.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-26T07:08:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/IMG_9046.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/\",\"name\":\"Kadal Pohon Zaitun (Dasia olivacea) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/IMG_9046.jpg\",\"datePublished\":\"2021-08-16T04:23:47+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-26T07:08:07+00:00\",\"description\":\"Kadal ini memiliki bentuk tubuh yang hampir mirip dengan kadal kebun. Namun kadal kebun hanya hidup di atas tanah dan bebatuan. Panjang tubuhnya mencapai 11.5 cm, jika dihitung dari ujung moncong hingga ujung ekor, panjangnya mencapai 29.2 cm. Punggungnya berwarna cokelat gelap zaitun, dengan belang-belang samar berwarna kehitaman serta bintik-bintik warna hijau pucat yang berderet di punggungnya. Kepala berwarna cokelat kehijauan dengan bintik-bintik hitam di daerah ubun-ubun. Mata berwarna cokelat gelap dengan tepian dan kelopak mata berwarna kuning terang. Sisi bawah tubuh berwarna hijau keputihan atau kekuningan. Ekornya berwarna sama dengan punggung. Anak kadal yang baru menetas berwarna cokelat kekuningan atau kemerahan dengan belang-belang hitam dan tungkai berwarna hitam.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/IMG_9046.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/IMG_9046.jpg\",\"width\":1714,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Reptil\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/reptil\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kadal Kebun\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"Kadal Pohon Zaitun\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kadal Pohon Zaitun (Dasia olivacea) - Bali Wildlife","description":"Kadal ini memiliki bentuk tubuh yang hampir mirip dengan kadal kebun. Namun kadal kebun hanya hidup di atas tanah dan bebatuan. Panjang tubuhnya mencapai 11.5 cm, jika dihitung dari ujung moncong hingga ujung ekor, panjangnya mencapai 29.2 cm. Punggungnya berwarna cokelat gelap zaitun, dengan belang-belang samar berwarna kehitaman serta bintik-bintik warna hijau pucat yang berderet di punggungnya. Kepala berwarna cokelat kehijauan dengan bintik-bintik hitam di daerah ubun-ubun. Mata berwarna cokelat gelap dengan tepian dan kelopak mata berwarna kuning terang. Sisi bawah tubuh berwarna hijau keputihan atau kekuningan. Ekornya berwarna sama dengan punggung. Anak kadal yang baru menetas berwarna cokelat kekuningan atau kemerahan dengan belang-belang hitam dan tungkai berwarna hitam.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kadal Pohon Zaitun (Dasia olivacea) - Bali Wildlife","og_description":"Kadal ini memiliki bentuk tubuh yang hampir mirip dengan kadal kebun. Namun kadal kebun hanya hidup di atas tanah dan bebatuan. Panjang tubuhnya mencapai 11.5 cm, jika dihitung dari ujung moncong hingga ujung ekor, panjangnya mencapai 29.2 cm. Punggungnya berwarna cokelat gelap zaitun, dengan belang-belang samar berwarna kehitaman serta bintik-bintik warna hijau pucat yang berderet di punggungnya. Kepala berwarna cokelat kehijauan dengan bintik-bintik hitam di daerah ubun-ubun. Mata berwarna cokelat gelap dengan tepian dan kelopak mata berwarna kuning terang. Sisi bawah tubuh berwarna hijau keputihan atau kekuningan. Ekornya berwarna sama dengan punggung. Anak kadal yang baru menetas berwarna cokelat kekuningan atau kemerahan dengan belang-belang hitam dan tungkai berwarna hitam.","og_url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2022-09-26T07:08:07+00:00","og_image":[{"width":1714,"height":1200,"url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/IMG_9046.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/","name":"Kadal Pohon Zaitun (Dasia olivacea) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/IMG_9046.jpg","datePublished":"2021-08-16T04:23:47+00:00","dateModified":"2022-09-26T07:08:07+00:00","description":"Kadal ini memiliki bentuk tubuh yang hampir mirip dengan kadal kebun. Namun kadal kebun hanya hidup di atas tanah dan bebatuan. Panjang tubuhnya mencapai 11.5 cm, jika dihitung dari ujung moncong hingga ujung ekor, panjangnya mencapai 29.2 cm. Punggungnya berwarna cokelat gelap zaitun, dengan belang-belang samar berwarna kehitaman serta bintik-bintik warna hijau pucat yang berderet di punggungnya. Kepala berwarna cokelat kehijauan dengan bintik-bintik hitam di daerah ubun-ubun. Mata berwarna cokelat gelap dengan tepian dan kelopak mata berwarna kuning terang. Sisi bawah tubuh berwarna hijau keputihan atau kekuningan. Ekornya berwarna sama dengan punggung. Anak kadal yang baru menetas berwarna cokelat kekuningan atau kemerahan dengan belang-belang hitam dan tungkai berwarna hitam.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/#primaryimage","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/IMG_9046.jpg","contentUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/IMG_9046.jpg","width":1714,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/kadal-pohon-zaitun\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Reptil","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/reptil\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kadal Kebun","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/reptil\/kadal-kebun\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"Kadal Pohon Zaitun"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/8791","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/8791\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8824,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/8791\/revisions\/8824"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=8791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}