{"id":27649,"date":"2025-01-12T08:34:17","date_gmt":"2025-01-12T08:34:17","guid":{"rendered":"https:\/\/baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/net-winged-beetles-27640\/"},"modified":"2025-01-12T08:34:35","modified_gmt":"2025-01-12T08:34:35","slug":"net-winged-beetles-27640","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/","title":{"rendered":"Net-winged Beetles"},"content":{"rendered":"<p>Lycidae, yang umumnya dikenal sebagai kumbang bersayap jaring, adalah famili kumbang yang dibedakan oleh penutup sayapnya yang sangat berenda atau menyerupai jaring, yang sering kali berwarna cerah dengan corak jingga, merah, atau kuning untuk memperingatkan predator akan racunnya. Kumbang ini ditemukan di seluruh dunia, terutama berkembang biak di hutan tropis dan subtropis tempat mereka lebih menyukai lingkungan yang lembap. Kumbang dewasa Lycidae biasanya ditemukan di dedaunan tempat mereka memakan nektar dan serbuk sari, sementara larvanya bersifat predator, memakan artropoda kecil dan invertebrata bertubuh lunak lainnya. Munculnya kumbang Lycidae merupakan contoh mimikri M\u00fcllerian, fenomena biologis tempat dua atau lebih spesies berbahaya, seperti tawon tertentu atau kumbang beracun lainnya, menyerupai satu sama lain untuk meningkatkan penghindaran predator. Famili ini memainkan peran penting dalam ekosistem tempat mereka tinggal, baik sebagai penyerbuk maupun peserta dalam jaring makanan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lycidae, yang umumnya dikenal sebagai kumbang bersayap jaring, adalah famili kumbang yang dibedakan oleh penutup sayapnya yang sangat berenda atau menyerupai jaring, yang sering kali berwarna cerah dengan corak jingga, merah, atau kuning untuk memperingatkan predator akan racunnya. Kumbang ini ditemukan di seluruh dunia, terutama berkembang biak di hutan tropis dan subtropis tempat mereka lebih menyukai lingkungan yang lembap. Kumbang dewasa Lycidae biasanya ditemukan di dedaunan tempat mereka memakan nektar dan serbuk sari, sementara larvanya bersifat predator, memakan artropoda kecil dan invertebrata bertubuh lunak lainnya. Munculnya kumbang Lycidae merupakan contoh mimikri M\u00fcllerian, fenomena biologis tempat dua atau lebih spesies berbahaya, seperti tawon tertentu atau kumbang beracun lainnya, menyerupai satu sama lain untuk meningkatkan penghindaran predator. Famili ini memainkan peran penting dalam ekosistem tempat mereka tinggal, baik sebagai penyerbuk maupun peserta dalam jaring makanan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27643,"parent":0,"menu_order":736,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"encyclopedia-category":[428,426,424],"class_list":["post-27649","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-kumbang-belum-terverifikasi","encyclopedia-category-serangga-belum-teridentifikasi","encyclopedia-category-spesies-belum-terverifikasi","description-off"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Net-winged Beetles (Family Lycidae) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Lycidae, yang umumnya dikenal sebagai kumbang bersayap jaring, adalah famili kumbang yang dibedakan oleh penutup sayapnya yang sangat berenda atau menyerupai jaring, yang sering kali berwarna cerah dengan corak jingga, merah, atau kuning untuk memperingatkan predator akan racunnya. Kumbang ini ditemukan di seluruh dunia, terutama berkembang biak di hutan tropis dan subtropis tempat mereka lebih menyukai lingkungan yang lembap. Kumbang dewasa Lycidae biasanya ditemukan di dedaunan tempat mereka memakan nektar dan serbuk sari, sementara larvanya bersifat predator, memakan artropoda kecil dan invertebrata bertubuh lunak lainnya. Munculnya kumbang Lycidae merupakan contoh mimikri M\u00fcllerian, fenomena biologis tempat dua atau lebih spesies berbahaya, seperti tawon tertentu atau kumbang beracun lainnya, menyerupai satu sama lain untuk meningkatkan penghindaran predator. Famili ini memainkan peran penting dalam ekosistem tempat mereka tinggal, baik sebagai penyerbuk maupun peserta dalam jaring makanan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Net-winged Beetles (Family Lycidae) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lycidae, yang umumnya dikenal sebagai kumbang bersayap jaring, adalah famili kumbang yang dibedakan oleh penutup sayapnya yang sangat berenda atau menyerupai jaring, yang sering kali berwarna cerah dengan corak jingga, merah, atau kuning untuk memperingatkan predator akan racunnya. Kumbang ini ditemukan di seluruh dunia, terutama berkembang biak di hutan tropis dan subtropis tempat mereka lebih menyukai lingkungan yang lembap. Kumbang dewasa Lycidae biasanya ditemukan di dedaunan tempat mereka memakan nektar dan serbuk sari, sementara larvanya bersifat predator, memakan artropoda kecil dan invertebrata bertubuh lunak lainnya. Munculnya kumbang Lycidae merupakan contoh mimikri M\u00fcllerian, fenomena biologis tempat dua atau lebih spesies berbahaya, seperti tawon tertentu atau kumbang beracun lainnya, menyerupai satu sama lain untuk meningkatkan penghindaran predator. Famili ini memainkan peran penting dalam ekosistem tempat mereka tinggal, baik sebagai penyerbuk maupun peserta dalam jaring makanan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-12T08:34:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_6941.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/net-winged-beetles-27640\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/net-winged-beetles-27640\\\/\",\"name\":\"Net-winged Beetles (Family Lycidae) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/net-winged-beetles-27640\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/net-winged-beetles-27640\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_6941.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-12T08:34:17+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-12T08:34:35+00:00\",\"description\":\"Lycidae, yang umumnya dikenal sebagai kumbang bersayap jaring, adalah famili kumbang yang dibedakan oleh penutup sayapnya yang sangat berenda atau menyerupai jaring, yang sering kali berwarna cerah dengan corak jingga, merah, atau kuning untuk memperingatkan predator akan racunnya. Kumbang ini ditemukan di seluruh dunia, terutama berkembang biak di hutan tropis dan subtropis tempat mereka lebih menyukai lingkungan yang lembap. Kumbang dewasa Lycidae biasanya ditemukan di dedaunan tempat mereka memakan nektar dan serbuk sari, sementara larvanya bersifat predator, memakan artropoda kecil dan invertebrata bertubuh lunak lainnya. Munculnya kumbang Lycidae merupakan contoh mimikri M\u00fcllerian, fenomena biologis tempat dua atau lebih spesies berbahaya, seperti tawon tertentu atau kumbang beracun lainnya, menyerupai satu sama lain untuk meningkatkan penghindaran predator. Famili ini memainkan peran penting dalam ekosistem tempat mereka tinggal, baik sebagai penyerbuk maupun peserta dalam jaring makanan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/net-winged-beetles-27640\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/net-winged-beetles-27640\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/net-winged-beetles-27640\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_6941.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_6941.jpg\",\"width\":1714,\"height\":1200,\"caption\":\"Photo by David Lowenthal\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/net-winged-beetles-27640\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Spesies Belum Terverifikasi\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kumbang\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"Net-winged Beetles\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Net-winged Beetles (Family Lycidae) - Bali Wildlife","description":"Lycidae, yang umumnya dikenal sebagai kumbang bersayap jaring, adalah famili kumbang yang dibedakan oleh penutup sayapnya yang sangat berenda atau menyerupai jaring, yang sering kali berwarna cerah dengan corak jingga, merah, atau kuning untuk memperingatkan predator akan racunnya. Kumbang ini ditemukan di seluruh dunia, terutama berkembang biak di hutan tropis dan subtropis tempat mereka lebih menyukai lingkungan yang lembap. Kumbang dewasa Lycidae biasanya ditemukan di dedaunan tempat mereka memakan nektar dan serbuk sari, sementara larvanya bersifat predator, memakan artropoda kecil dan invertebrata bertubuh lunak lainnya. Munculnya kumbang Lycidae merupakan contoh mimikri M\u00fcllerian, fenomena biologis tempat dua atau lebih spesies berbahaya, seperti tawon tertentu atau kumbang beracun lainnya, menyerupai satu sama lain untuk meningkatkan penghindaran predator. Famili ini memainkan peran penting dalam ekosistem tempat mereka tinggal, baik sebagai penyerbuk maupun peserta dalam jaring makanan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Net-winged Beetles (Family Lycidae) - Bali Wildlife","og_description":"Lycidae, yang umumnya dikenal sebagai kumbang bersayap jaring, adalah famili kumbang yang dibedakan oleh penutup sayapnya yang sangat berenda atau menyerupai jaring, yang sering kali berwarna cerah dengan corak jingga, merah, atau kuning untuk memperingatkan predator akan racunnya. Kumbang ini ditemukan di seluruh dunia, terutama berkembang biak di hutan tropis dan subtropis tempat mereka lebih menyukai lingkungan yang lembap. Kumbang dewasa Lycidae biasanya ditemukan di dedaunan tempat mereka memakan nektar dan serbuk sari, sementara larvanya bersifat predator, memakan artropoda kecil dan invertebrata bertubuh lunak lainnya. Munculnya kumbang Lycidae merupakan contoh mimikri M\u00fcllerian, fenomena biologis tempat dua atau lebih spesies berbahaya, seperti tawon tertentu atau kumbang beracun lainnya, menyerupai satu sama lain untuk meningkatkan penghindaran predator. Famili ini memainkan peran penting dalam ekosistem tempat mereka tinggal, baik sebagai penyerbuk maupun peserta dalam jaring makanan.","og_url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2025-01-12T08:34:35+00:00","og_image":[{"width":1714,"height":1200,"url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_6941.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/","name":"Net-winged Beetles (Family Lycidae) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_6941.jpg","datePublished":"2025-01-12T08:34:17+00:00","dateModified":"2025-01-12T08:34:35+00:00","description":"Lycidae, yang umumnya dikenal sebagai kumbang bersayap jaring, adalah famili kumbang yang dibedakan oleh penutup sayapnya yang sangat berenda atau menyerupai jaring, yang sering kali berwarna cerah dengan corak jingga, merah, atau kuning untuk memperingatkan predator akan racunnya. Kumbang ini ditemukan di seluruh dunia, terutama berkembang biak di hutan tropis dan subtropis tempat mereka lebih menyukai lingkungan yang lembap. Kumbang dewasa Lycidae biasanya ditemukan di dedaunan tempat mereka memakan nektar dan serbuk sari, sementara larvanya bersifat predator, memakan artropoda kecil dan invertebrata bertubuh lunak lainnya. Munculnya kumbang Lycidae merupakan contoh mimikri M\u00fcllerian, fenomena biologis tempat dua atau lebih spesies berbahaya, seperti tawon tertentu atau kumbang beracun lainnya, menyerupai satu sama lain untuk meningkatkan penghindaran predator. Famili ini memainkan peran penting dalam ekosistem tempat mereka tinggal, baik sebagai penyerbuk maupun peserta dalam jaring makanan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/#primaryimage","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_6941.jpg","contentUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_6941.jpg","width":1714,"height":1200,"caption":"Photo by David Lowenthal"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/net-winged-beetles-27640\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Spesies Belum Terverifikasi","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/spesies-belum-terverifikasi\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kumbang","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"Net-winged Beetles"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/27649","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/27649\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27650,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/27649\/revisions\/27650"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=27649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}