{"id":27629,"date":"2025-01-12T07:57:53","date_gmt":"2025-01-12T07:57:53","guid":{"rendered":"https:\/\/baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/shining-leaf-beetles-27617\/"},"modified":"2025-01-12T07:58:50","modified_gmt":"2025-01-12T07:58:50","slug":"shining-leaf-beetles-27617","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/","title":{"rendered":"Shining Leaf Beetles"},"content":{"rendered":"<p>Lilioceris adalah genus kumbang daun dalam famili Chrysomelidae, yang terkenal karena kebiasaan makannya yang khusus pada bunga lili dan tanaman terkait lainnya. Kumbang ini relatif kecil dan sering berwarna cerah, biasanya merah atau oranye dengan tanda hitam, yang membuatnya mencolok secara visual dan mudah dikenali. Ditemukan terutama di daerah beriklim sedang dan tropis, spesies Lilioceris dapat menjadi hama yang signifikan di kebun dan lingkungan pertanian, terutama untuk tanaman hias dan budidaya bunga lili. Siklus hidup mereka meliputi tahap telur, larva, pupa, dan dewasa, dengan larva dan dewasa keduanya memakan dedaunan, yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada tanaman inang. Studi tentang Lilioceris penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan hama yang efektif dalam hortikultura dan pertanian, serta untuk memahami dinamika interaksi tanaman-serangga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lilioceris adalah genus kumbang daun dalam famili Chrysomelidae, yang terkenal karena kebiasaan makannya yang khusus pada bunga lili dan tanaman terkait lainnya. Kumbang ini relatif kecil dan sering berwarna cerah, biasanya merah atau oranye dengan tanda hitam, yang membuatnya mencolok secara visual dan mudah dikenali. Ditemukan terutama di daerah beriklim sedang dan tropis, spesies Lilioceris dapat menjadi hama yang signifikan di kebun dan lingkungan pertanian, terutama untuk tanaman hias dan budidaya bunga lili. Siklus hidup mereka meliputi tahap telur, larva, pupa, dan dewasa, dengan larva dan dewasa keduanya memakan dedaunan, yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada tanaman inang. Studi tentang Lilioceris penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan hama yang efektif dalam hortikultura dan pertanian, serta untuk memahami dinamika interaksi tanaman-serangga.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27621,"parent":0,"menu_order":738,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"encyclopedia-category":[428,426,424],"class_list":["post-27629","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-kumbang-belum-terverifikasi","encyclopedia-category-serangga-belum-teridentifikasi","encyclopedia-category-spesies-belum-terverifikasi","description-off"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Shining Leaf Beetles (Genus Lilioceris) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Lilioceris adalah genus kumbang daun dalam famili Chrysomelidae, yang terkenal karena kebiasaan makannya yang khusus pada bunga lili dan tanaman terkait lainnya. Kumbang ini relatif kecil dan sering berwarna cerah, biasanya merah atau oranye dengan tanda hitam, yang membuatnya mencolok secara visual dan mudah dikenali. Ditemukan terutama di daerah beriklim sedang dan tropis, spesies Lilioceris dapat menjadi hama yang signifikan di kebun dan lingkungan pertanian, terutama untuk tanaman hias dan budidaya bunga lili. Siklus hidup mereka meliputi tahap telur, larva, pupa, dan dewasa, dengan larva dan dewasa keduanya memakan dedaunan, yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada tanaman inang. Studi tentang Lilioceris penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan hama yang efektif dalam hortikultura dan pertanian, serta untuk memahami dinamika interaksi tanaman-serangga.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Shining Leaf Beetles (Genus Lilioceris) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lilioceris adalah genus kumbang daun dalam famili Chrysomelidae, yang terkenal karena kebiasaan makannya yang khusus pada bunga lili dan tanaman terkait lainnya. Kumbang ini relatif kecil dan sering berwarna cerah, biasanya merah atau oranye dengan tanda hitam, yang membuatnya mencolok secara visual dan mudah dikenali. Ditemukan terutama di daerah beriklim sedang dan tropis, spesies Lilioceris dapat menjadi hama yang signifikan di kebun dan lingkungan pertanian, terutama untuk tanaman hias dan budidaya bunga lili. Siklus hidup mereka meliputi tahap telur, larva, pupa, dan dewasa, dengan larva dan dewasa keduanya memakan dedaunan, yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada tanaman inang. Studi tentang Lilioceris penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan hama yang efektif dalam hortikultura dan pertanian, serta untuk memahami dinamika interaksi tanaman-serangga.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-12T07:58:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_0906.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1715\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/shining-leaf-beetles-27617\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/shining-leaf-beetles-27617\\\/\",\"name\":\"Shining Leaf Beetles (Genus Lilioceris) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/shining-leaf-beetles-27617\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/shining-leaf-beetles-27617\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_0906.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-12T07:57:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-12T07:58:50+00:00\",\"description\":\"Lilioceris adalah genus kumbang daun dalam famili Chrysomelidae, yang terkenal karena kebiasaan makannya yang khusus pada bunga lili dan tanaman terkait lainnya. Kumbang ini relatif kecil dan sering berwarna cerah, biasanya merah atau oranye dengan tanda hitam, yang membuatnya mencolok secara visual dan mudah dikenali. Ditemukan terutama di daerah beriklim sedang dan tropis, spesies Lilioceris dapat menjadi hama yang signifikan di kebun dan lingkungan pertanian, terutama untuk tanaman hias dan budidaya bunga lili. Siklus hidup mereka meliputi tahap telur, larva, pupa, dan dewasa, dengan larva dan dewasa keduanya memakan dedaunan, yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada tanaman inang. Studi tentang Lilioceris penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan hama yang efektif dalam hortikultura dan pertanian, serta untuk memahami dinamika interaksi tanaman-serangga.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/shining-leaf-beetles-27617\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/shining-leaf-beetles-27617\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/shining-leaf-beetles-27617\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_0906.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_0906.jpg\",\"width\":1715,\"height\":1200,\"caption\":\"Photo by David Lowenthal\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/shining-leaf-beetles-27617\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Spesies Belum Terverifikasi\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kumbang\",\"item\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"Shining Leaf Beetles\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Shining Leaf Beetles (Genus Lilioceris) - Bali Wildlife","description":"Lilioceris adalah genus kumbang daun dalam famili Chrysomelidae, yang terkenal karena kebiasaan makannya yang khusus pada bunga lili dan tanaman terkait lainnya. Kumbang ini relatif kecil dan sering berwarna cerah, biasanya merah atau oranye dengan tanda hitam, yang membuatnya mencolok secara visual dan mudah dikenali. Ditemukan terutama di daerah beriklim sedang dan tropis, spesies Lilioceris dapat menjadi hama yang signifikan di kebun dan lingkungan pertanian, terutama untuk tanaman hias dan budidaya bunga lili. Siklus hidup mereka meliputi tahap telur, larva, pupa, dan dewasa, dengan larva dan dewasa keduanya memakan dedaunan, yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada tanaman inang. Studi tentang Lilioceris penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan hama yang efektif dalam hortikultura dan pertanian, serta untuk memahami dinamika interaksi tanaman-serangga.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Shining Leaf Beetles (Genus Lilioceris) - Bali Wildlife","og_description":"Lilioceris adalah genus kumbang daun dalam famili Chrysomelidae, yang terkenal karena kebiasaan makannya yang khusus pada bunga lili dan tanaman terkait lainnya. Kumbang ini relatif kecil dan sering berwarna cerah, biasanya merah atau oranye dengan tanda hitam, yang membuatnya mencolok secara visual dan mudah dikenali. Ditemukan terutama di daerah beriklim sedang dan tropis, spesies Lilioceris dapat menjadi hama yang signifikan di kebun dan lingkungan pertanian, terutama untuk tanaman hias dan budidaya bunga lili. Siklus hidup mereka meliputi tahap telur, larva, pupa, dan dewasa, dengan larva dan dewasa keduanya memakan dedaunan, yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada tanaman inang. Studi tentang Lilioceris penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan hama yang efektif dalam hortikultura dan pertanian, serta untuk memahami dinamika interaksi tanaman-serangga.","og_url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2025-01-12T07:58:50+00:00","og_image":[{"width":1715,"height":1200,"url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_0906.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/","name":"Shining Leaf Beetles (Genus Lilioceris) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_0906.jpg","datePublished":"2025-01-12T07:57:53+00:00","dateModified":"2025-01-12T07:58:50+00:00","description":"Lilioceris adalah genus kumbang daun dalam famili Chrysomelidae, yang terkenal karena kebiasaan makannya yang khusus pada bunga lili dan tanaman terkait lainnya. Kumbang ini relatif kecil dan sering berwarna cerah, biasanya merah atau oranye dengan tanda hitam, yang membuatnya mencolok secara visual dan mudah dikenali. Ditemukan terutama di daerah beriklim sedang dan tropis, spesies Lilioceris dapat menjadi hama yang signifikan di kebun dan lingkungan pertanian, terutama untuk tanaman hias dan budidaya bunga lili. Siklus hidup mereka meliputi tahap telur, larva, pupa, dan dewasa, dengan larva dan dewasa keduanya memakan dedaunan, yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada tanaman inang. Studi tentang Lilioceris penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan hama yang efektif dalam hortikultura dan pertanian, serta untuk memahami dinamika interaksi tanaman-serangga.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/#primaryimage","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_0906.jpg","contentUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_0906.jpg","width":1715,"height":1200,"caption":"Photo by David Lowenthal"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/shining-leaf-beetles-27617\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Spesies Belum Terverifikasi","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/spesies-belum-terverifikasi\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kumbang","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"Shining Leaf Beetles"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/27629","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/27629\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27630,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/27629\/revisions\/27630"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27621"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27629"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=27629"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}