{"id":12327,"date":"2021-09-25T11:16:28","date_gmt":"2021-09-25T11:16:28","guid":{"rendered":"https:\/\/baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-common-birdwing\/"},"modified":"2021-09-25T11:16:28","modified_gmt":"2021-09-25T11:16:28","slug":"the-common-birdwing","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/","title":{"rendered":"The Common Birdwing"},"content":{"rendered":"<p><em>Troides helena<\/em> memiliki sayap depan berwarna hitam dengan garis keabu-abuan, lebih mencolok pada betina. Sayap belakang berwarna kuning keemasan dengan urat dan garis tepi berwarna hitam. Kupu-kupu betina memiliki serangkaian bintik hitam besar di daerah submarginal, sedangkan kupu-kupu jantan hanya memiliki satu atau beberapa titik submarginal.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Troides helena <\/em>berwarna coklat kemerahan dengan warna jingga pada segmen anterior dan posterior, tubuhnya ditutupi turbecles dengan setae pendek. Pada instar ke 5 warna tubuhnya menjadi coklat tua hingga kehitaman. Seluruh tahapan instar <em>Troides helena<\/em> memiliki organ berdaging yang disebut osmeterium di segmen prothoracic, berwarna oranye dan berfungsi untuk melindungi diri dari ancaman.<\/p>\n<p>Pupa : pupa <em>Troides helena <\/em>berwarna hijau dan coklat, bentuknya menyerupai daun yang digulung, berdiri tegak dengan panjang sekitar 43 \u2013 45 mm.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Troides helena memiliki sayap depan berwarna hitam dengan garis keabu-abuan, lebih mencolok pada betina. Sayap belakang berwarna kuning keemasan dengan urat dan garis tepi berwarna hitam. Kupu-kupu betina memiliki serangkaian bintik hitam besar di daerah submarginal, sedangkan kupu-kupu jantan hanya memiliki satu atau beberapa titik submarginal.<br \/>\nLarva : larva Troides helena berwarna coklat kemerahan dengan warna jingga pada segmen anterior dan posterior, tubuhnya ditutupi turbecles dengan setae pendek. Pada instar ke 5 warna tubuhnya menjadi coklat tua hingga kehitaman. Seluruh tahapan instar Troides helena memiliki organ berdaging yang disebut osmeterium di segmen prothoracic, berwarna oranye dan berfungsi untuk melindungi diri dari ancaman.<br \/>\nPupa : pupa Troides helena berwarna hijau dan coklat, bentuknya menyerupai daun yang digulung, berdiri tegak dengan panjang sekitar 43 \u2013 45 mm. <\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":12319,"parent":0,"menu_order":1016,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-12327","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Common Birdwing (Troides helena) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Troides helena memiliki sayap depan berwarna hitam dengan garis keabu-abuan, lebih mencolok pada betina. Sayap belakang berwarna kuning keemasan dengan urat dan garis tepi berwarna hitam. Kupu-kupu betina memiliki serangkaian bintik hitam besar di daerah submarginal, sedangkan kupu-kupu jantan hanya memiliki satu atau beberapa titik submarginal. Larva : larva Troides helena berwarna coklat kemerahan dengan warna jingga pada segmen anterior dan posterior, tubuhnya ditutupi turbecles dengan setae pendek. Pada instar ke 5 warna tubuhnya menjadi coklat tua hingga kehitaman. Seluruh tahapan instar Troides helena memiliki organ berdaging yang disebut osmeterium di segmen prothoracic, berwarna oranye dan berfungsi untuk melindungi diri dari ancaman. Pupa : pupa Troides helena berwarna hijau dan coklat, bentuknya menyerupai daun yang digulung, berdiri tegak dengan panjang sekitar 43 \u2013 45 mm.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Common Birdwing (Troides helena) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Troides helena memiliki sayap depan berwarna hitam dengan garis keabu-abuan, lebih mencolok pada betina. Sayap belakang berwarna kuning keemasan dengan urat dan garis tepi berwarna hitam. Kupu-kupu betina memiliki serangkaian bintik hitam besar di daerah submarginal, sedangkan kupu-kupu jantan hanya memiliki satu atau beberapa titik submarginal. Larva : larva Troides helena berwarna coklat kemerahan dengan warna jingga pada segmen anterior dan posterior, tubuhnya ditutupi turbecles dengan setae pendek. Pada instar ke 5 warna tubuhnya menjadi coklat tua hingga kehitaman. Seluruh tahapan instar Troides helena memiliki organ berdaging yang disebut osmeterium di segmen prothoracic, berwarna oranye dan berfungsi untuk melindungi diri dari ancaman. Pupa : pupa Troides helena berwarna hijau dan coklat, bentuknya menyerupai daun yang digulung, berdiri tegak dengan panjang sekitar 43 \u2013 45 mm.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Troides-helena-by-venus5026-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1844\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1291\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/\",\"name\":\"The Common Birdwing (Troides helena) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Troides-helena-by-venus5026-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-09-25T11:16:28+00:00\",\"description\":\"Troides helena memiliki sayap depan berwarna hitam dengan garis keabu-abuan, lebih mencolok pada betina. Sayap belakang berwarna kuning keemasan dengan urat dan garis tepi berwarna hitam. Kupu-kupu betina memiliki serangkaian bintik hitam besar di daerah submarginal, sedangkan kupu-kupu jantan hanya memiliki satu atau beberapa titik submarginal. Larva : larva Troides helena berwarna coklat kemerahan dengan warna jingga pada segmen anterior dan posterior, tubuhnya ditutupi turbecles dengan setae pendek. Pada instar ke 5 warna tubuhnya menjadi coklat tua hingga kehitaman. Seluruh tahapan instar Troides helena memiliki organ berdaging yang disebut osmeterium di segmen prothoracic, berwarna oranye dan berfungsi untuk melindungi diri dari ancaman. Pupa : pupa Troides helena berwarna hijau dan coklat, bentuknya menyerupai daun yang digulung, berdiri tegak dengan panjang sekitar 43 \u2013 45 mm.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Troides-helena-by-venus5026-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Troides-helena-by-venus5026-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":1844,\"height\":1291},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Common Birdwing\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Common Birdwing (Troides helena) - Bali Wildlife","description":"Troides helena memiliki sayap depan berwarna hitam dengan garis keabu-abuan, lebih mencolok pada betina. Sayap belakang berwarna kuning keemasan dengan urat dan garis tepi berwarna hitam. Kupu-kupu betina memiliki serangkaian bintik hitam besar di daerah submarginal, sedangkan kupu-kupu jantan hanya memiliki satu atau beberapa titik submarginal. Larva : larva Troides helena berwarna coklat kemerahan dengan warna jingga pada segmen anterior dan posterior, tubuhnya ditutupi turbecles dengan setae pendek. Pada instar ke 5 warna tubuhnya menjadi coklat tua hingga kehitaman. Seluruh tahapan instar Troides helena memiliki organ berdaging yang disebut osmeterium di segmen prothoracic, berwarna oranye dan berfungsi untuk melindungi diri dari ancaman. Pupa : pupa Troides helena berwarna hijau dan coklat, bentuknya menyerupai daun yang digulung, berdiri tegak dengan panjang sekitar 43 \u2013 45 mm.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Common Birdwing (Troides helena) - Bali Wildlife","og_description":"Troides helena memiliki sayap depan berwarna hitam dengan garis keabu-abuan, lebih mencolok pada betina. Sayap belakang berwarna kuning keemasan dengan urat dan garis tepi berwarna hitam. Kupu-kupu betina memiliki serangkaian bintik hitam besar di daerah submarginal, sedangkan kupu-kupu jantan hanya memiliki satu atau beberapa titik submarginal. Larva : larva Troides helena berwarna coklat kemerahan dengan warna jingga pada segmen anterior dan posterior, tubuhnya ditutupi turbecles dengan setae pendek. Pada instar ke 5 warna tubuhnya menjadi coklat tua hingga kehitaman. Seluruh tahapan instar Troides helena memiliki organ berdaging yang disebut osmeterium di segmen prothoracic, berwarna oranye dan berfungsi untuk melindungi diri dari ancaman. Pupa : pupa Troides helena berwarna hijau dan coklat, bentuknya menyerupai daun yang digulung, berdiri tegak dengan panjang sekitar 43 \u2013 45 mm.","og_url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1844,"height":1291,"url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Troides-helena-by-venus5026-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/","name":"The Common Birdwing (Troides helena) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Troides-helena-by-venus5026-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2021-09-25T11:16:28+00:00","description":"Troides helena memiliki sayap depan berwarna hitam dengan garis keabu-abuan, lebih mencolok pada betina. Sayap belakang berwarna kuning keemasan dengan urat dan garis tepi berwarna hitam. Kupu-kupu betina memiliki serangkaian bintik hitam besar di daerah submarginal, sedangkan kupu-kupu jantan hanya memiliki satu atau beberapa titik submarginal. Larva : larva Troides helena berwarna coklat kemerahan dengan warna jingga pada segmen anterior dan posterior, tubuhnya ditutupi turbecles dengan setae pendek. Pada instar ke 5 warna tubuhnya menjadi coklat tua hingga kehitaman. Seluruh tahapan instar Troides helena memiliki organ berdaging yang disebut osmeterium di segmen prothoracic, berwarna oranye dan berfungsi untuk melindungi diri dari ancaman. Pupa : pupa Troides helena berwarna hijau dan coklat, bentuknya menyerupai daun yang digulung, berdiri tegak dengan panjang sekitar 43 \u2013 45 mm.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/#primaryimage","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Troides-helena-by-venus5026-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Troides-helena-by-venus5026-Source-iNaturalist.jpeg","width":1844,"height":1291},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-birdwing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Common Birdwing"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12327","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12327\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12319"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12327"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=12327"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}