{"id":11906,"date":"2021-09-24T07:13:44","date_gmt":"2021-09-24T07:13:44","guid":{"rendered":"https:\/\/baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/monyet-ekor-panjang\/"},"modified":"2021-09-24T07:17:54","modified_gmt":"2021-09-24T07:17:54","slug":"monyet-ekor-panjang","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/","title":{"rendered":"Monyet Ekor Panjang"},"content":{"rendered":"<p><em>Macaca fascicularis <\/em>merupakan macaca terkecil di Indonesia. Ekornya panjang mencapai 36 \u2013 71,5 cm pada individu jantan dan 31,5 \u2013 63,8 cm pada individu betina. pada umumnya ukuran tubuh individu di wilayah pesisir atau dataran rendah lebih besar daripada individu yang hidup diketinggian yang lebih tinggi. Warna rambut di punggungnya bervariasi menurut tempat ditemukannya, dari kekuningan hingga abu kekuningan, coklat keemasan hingga coklat kemerahan, coklat tua ke kehitaman. Mahkota di kepalanya berwarna lebih terang dibandingkan rambut di belakang kepala. Warna wajahnya abu-abu atau kuning kecoklatan, kelopak mata dan kulit diatasnya berwarna lebih terang. Anakannya berwarna hitam dengan kulit berwajah sedikit merah muda saat lahir, setelah beberapa bulan warnanya menjadi abu-abu atau abu kecoklatan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Macaca fascicularis merupakan macaca terkecil di Indonesia. Ekornya panjang mencapai 36 \u2013 71,5 cm pada individu jantan dan 31,5 \u2013 63,8 cm pada individu betina. pada umumnya ukuran tubuh individu di wilayah pesisir atau dataran rendah lebih besar daripada individu yang hidup diketinggian yang lebih tinggi. Warna rambut di punggungnya bervariasi menurut tempat ditemukannya, dari kekuningan hingga abu kekuningan, coklat keemasan hingga coklat kemerahan, coklat tua ke kehitaman. Mahkota di kepalanya berwarna lebih terang dibandingkan rambut di belakang kepala. Warna wajahnya abu-abu atau kuning kecoklatan, kelopak mata dan kulit diatasnya berwarna lebih terang. Anakannya berwarna hitam dengan kulit berwajah sedikit merah muda saat lahir, setelah beberapa bulan warnanya menjadi abu-abu atau abu kecoklatan.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11837,"parent":0,"menu_order":968,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,215,223],"class_list":["post-11906","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-mamalia","encyclopedia-category-primata","description-off"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Macaca fascicularis merupakan macaca terkecil di Indonesia. Ekornya panjang mencapai 36 \u2013 71,5 cm pada individu jantan dan 31,5 \u2013 63,8 cm pada individu betina. pada umumnya ukuran tubuh individu di wilayah pesisir atau dataran rendah lebih besar daripada individu yang hidup diketinggian yang lebih tinggi. Warna rambut di punggungnya bervariasi menurut tempat ditemukannya, dari kekuningan hingga abu kekuningan, coklat keemasan hingga coklat kemerahan, coklat tua ke kehitaman. Mahkota di kepalanya berwarna lebih terang dibandingkan rambut di belakang kepala. Warna wajahnya abu-abu atau kuning kecoklatan, kelopak mata dan kulit diatasnya berwarna lebih terang. Anakannya berwarna hitam dengan kulit berwajah sedikit merah muda saat lahir, setelah beberapa bulan warnanya menjadi abu-abu atau abu kecoklatan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Macaca fascicularis merupakan macaca terkecil di Indonesia. Ekornya panjang mencapai 36 \u2013 71,5 cm pada individu jantan dan 31,5 \u2013 63,8 cm pada individu betina. pada umumnya ukuran tubuh individu di wilayah pesisir atau dataran rendah lebih besar daripada individu yang hidup diketinggian yang lebih tinggi. Warna rambut di punggungnya bervariasi menurut tempat ditemukannya, dari kekuningan hingga abu kekuningan, coklat keemasan hingga coklat kemerahan, coklat tua ke kehitaman. Mahkota di kepalanya berwarna lebih terang dibandingkan rambut di belakang kepala. Warna wajahnya abu-abu atau kuning kecoklatan, kelopak mata dan kulit diatasnya berwarna lebih terang. Anakannya berwarna hitam dengan kulit berwajah sedikit merah muda saat lahir, setelah beberapa bulan warnanya menjadi abu-abu atau abu kecoklatan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-09-24T07:17:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_1810.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/\",\"name\":\"Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_1810.jpg\",\"datePublished\":\"2021-09-24T07:13:44+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-24T07:17:54+00:00\",\"description\":\"Macaca fascicularis merupakan macaca terkecil di Indonesia. Ekornya panjang mencapai 36 \u2013 71,5 cm pada individu jantan dan 31,5 \u2013 63,8 cm pada individu betina. pada umumnya ukuran tubuh individu di wilayah pesisir atau dataran rendah lebih besar daripada individu yang hidup diketinggian yang lebih tinggi. Warna rambut di punggungnya bervariasi menurut tempat ditemukannya, dari kekuningan hingga abu kekuningan, coklat keemasan hingga coklat kemerahan, coklat tua ke kehitaman. Mahkota di kepalanya berwarna lebih terang dibandingkan rambut di belakang kepala. Warna wajahnya abu-abu atau kuning kecoklatan, kelopak mata dan kulit diatasnya berwarna lebih terang. Anakannya berwarna hitam dengan kulit berwajah sedikit merah muda saat lahir, setelah beberapa bulan warnanya menjadi abu-abu atau abu kecoklatan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_1810.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_1810.jpg\",\"width\":1714,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Mamalia\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/mamalia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Primata\",\"item\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/mamalia\/primata\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"Monyet Ekor Panjang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) - Bali Wildlife","description":"Macaca fascicularis merupakan macaca terkecil di Indonesia. Ekornya panjang mencapai 36 \u2013 71,5 cm pada individu jantan dan 31,5 \u2013 63,8 cm pada individu betina. pada umumnya ukuran tubuh individu di wilayah pesisir atau dataran rendah lebih besar daripada individu yang hidup diketinggian yang lebih tinggi. Warna rambut di punggungnya bervariasi menurut tempat ditemukannya, dari kekuningan hingga abu kekuningan, coklat keemasan hingga coklat kemerahan, coklat tua ke kehitaman. Mahkota di kepalanya berwarna lebih terang dibandingkan rambut di belakang kepala. Warna wajahnya abu-abu atau kuning kecoklatan, kelopak mata dan kulit diatasnya berwarna lebih terang. Anakannya berwarna hitam dengan kulit berwajah sedikit merah muda saat lahir, setelah beberapa bulan warnanya menjadi abu-abu atau abu kecoklatan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) - Bali Wildlife","og_description":"Macaca fascicularis merupakan macaca terkecil di Indonesia. Ekornya panjang mencapai 36 \u2013 71,5 cm pada individu jantan dan 31,5 \u2013 63,8 cm pada individu betina. pada umumnya ukuran tubuh individu di wilayah pesisir atau dataran rendah lebih besar daripada individu yang hidup diketinggian yang lebih tinggi. Warna rambut di punggungnya bervariasi menurut tempat ditemukannya, dari kekuningan hingga abu kekuningan, coklat keemasan hingga coklat kemerahan, coklat tua ke kehitaman. Mahkota di kepalanya berwarna lebih terang dibandingkan rambut di belakang kepala. Warna wajahnya abu-abu atau kuning kecoklatan, kelopak mata dan kulit diatasnya berwarna lebih terang. Anakannya berwarna hitam dengan kulit berwajah sedikit merah muda saat lahir, setelah beberapa bulan warnanya menjadi abu-abu atau abu kecoklatan.","og_url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2021-09-24T07:17:54+00:00","og_image":[{"width":1714,"height":1200,"url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_1810.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/","name":"Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_1810.jpg","datePublished":"2021-09-24T07:13:44+00:00","dateModified":"2021-09-24T07:17:54+00:00","description":"Macaca fascicularis merupakan macaca terkecil di Indonesia. Ekornya panjang mencapai 36 \u2013 71,5 cm pada individu jantan dan 31,5 \u2013 63,8 cm pada individu betina. pada umumnya ukuran tubuh individu di wilayah pesisir atau dataran rendah lebih besar daripada individu yang hidup diketinggian yang lebih tinggi. Warna rambut di punggungnya bervariasi menurut tempat ditemukannya, dari kekuningan hingga abu kekuningan, coklat keemasan hingga coklat kemerahan, coklat tua ke kehitaman. Mahkota di kepalanya berwarna lebih terang dibandingkan rambut di belakang kepala. Warna wajahnya abu-abu atau kuning kecoklatan, kelopak mata dan kulit diatasnya berwarna lebih terang. Anakannya berwarna hitam dengan kulit berwajah sedikit merah muda saat lahir, setelah beberapa bulan warnanya menjadi abu-abu atau abu kecoklatan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/#primaryimage","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_1810.jpg","contentUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_1810.jpg","width":1714,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/mamalia\/primata\/monyet-ekor-panjang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Mamalia","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/mamalia\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Primata","item":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/mamalia\/primata\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"Monyet Ekor Panjang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11906","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11906\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11907,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11906\/revisions\/11907"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11906"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=11906"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}