Monyet Ekor Panjang

Macaca fascicularis

Deskripsi

Macaca fascicularis merupakan macaca terkecil di Indonesia. Ekornya panjang mencapai 36 – 71,5 cm pada individu jantan dan 31,5 – 63,8 cm pada individu betina. pada umumnya ukuran tubuh individu di wilayah pesisir atau dataran rendah lebih besar daripada individu yang hidup diketinggian yang lebih tinggi. Warna rambut di punggungnya bervariasi menurut tempat ditemukannya, dari kekuningan hingga abu kekuningan, coklat keemasan hingga coklat kemerahan, coklat tua ke kehitaman. Mahkota di kepalanya berwarna lebih terang dibandingkan rambut di belakang kepala. Warna wajahnya abu-abu atau kuning kecoklatan, kelopak mata dan kulit diatasnya berwarna lebih terang. Anakannya berwarna hitam dengan kulit berwajah sedikit merah muda saat lahir, setelah beberapa bulan warnanya menjadi abu-abu atau abu kecoklatan.

Jumlah Populasi

-

Masa Hidup

-

Berat

-

Panjang

-

Ar

Arboreal

Di

Diurnal

Om

Omnivore

Klasifikasi

KERAJAAN

:

Animalia

FILUM

:

Chordata

KELAS

:

Mammalia

BANGSA

:

Primata

FAMILI

:

Cercopithecidae

MARGA

:

Macaca

SPECIES

:

Macaca fascicularis

Distribusi

Macaca fascicularis hidup di hutan primer dan sekunder pada dataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 1000 m diatas permukaan laut. Di dataran tinggi umumnya ditemukan di hutan sekunder atau daerah perkebunan. Selain itu juga ditemukan di hutan mangrove dan di dekat pemukiman warga.

Geografi

Benua : Asia

Negara/Daerah : Macaca fascicularis tersebar luas di Asia, mulai dari Banglades, India, Kamboja, Myanmar (Kepulauan Mergui), Filipina (Balabec, Basilan, Cagayan Sulu, Culion, Jolo, Leyte, Luzon, Mindanao, Mindoro, Palawan,Samar), Vietnam, Thailand, Laos, Malaysia (Peninsula, Sabah, Sarawak), Singapura dan Timor Leste. Di Indonesia, spesies ini dapat ditemukan di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Sumba dan Timor.

Perilaku dan Gaya Hidup

Macaca fascicularis hidup di atas pohon, biasanya pohon di dekat sungai untuk beristirahat. Spesies ini berkelompok dengan jumlah yang bervariasi, umumnya berkisar 20 – 30 individu seimbang antara jantan dan betina. Ukuran kelompoknya sesuai dengan keberadaan predator dan makanan di area tersebut. Sering terjadi kompetisi antara pejantan di dalam kelompok, kompetisi dengan kelompok lain biasanya disebabkan oleh makanan.

Gaya Hidup

Arboreal dan komunal

Bioma

Zona Iklim

Tropis

Makanan dan Nutrisi

Macaca fascicularis merupakan hewan pemakan segala atau omnivora, makanannya berupa buah-buahan, dedaunan, bunga, larva serangga, jamur, tanaman merambat. Selain itu juga diketahui memakan kepiting, kerang, udang dan crustasea lainnya.

Tipe makanan : Omnivora

Perilaku Kawin

Individu jantan Macaca fascicularis mencapai umur kematangan sekitar usia 6 tahun, sedangkan individu betina sekitar usia 4 tahun. Pada saat betina mendekati waktu ovulasi kulit di daerah perineum (antara pangkal ekor dan anus) membengkak, individu betina menyembunyikan waktu ovulasi untuk membujuk individu jantan tinggal lebih lama. Waktu kera betina mengandung diperkirakan sekitar 162 hari, dengan interval antar kelahiran sekitar 390 hari. Kera muda dirawat hingga umur 420 hari, lamanya waktu menyusui dan interval antar kelahiran dipengaruhi oleh peringkat betina. Puncak kelahiran spesies ini antara bulan Mei dan Juli, bersamaan dengan musim hujan.

Masa reproduksi : –

Masa inkubasi : 162 hari

Usia mandiri : 420 hari

Nama anakan : –

Jumlah anak/telur : 1 ekor

Populasi

Status Populasi : Rentan (VU)

NE

DD

LC

NT

VU

EN

CR

EW

EX

Ancaman Populasi

Ancaman terhadap populasi Macaca fascicularis terbesar datang dari manusia. Spesies ini banyak diburu untuk dipelihara dan dimakan, selain itu mereka juga dibunuh karena dianggap sebagai hama pertanian. Di Kamboja dan Vietnam kera betina biasanya dibawa ke tempat pembiakan dan kera jantan diekspor untuk digunakan dalam penelitian. Namun di beberapa negara spesies ini dilindungi karena jumlahnya yang semakin berkurang. Di Bali kera banyak ditemukan di tempat suci, sehingga dianggap sebagai hewan yang sakral.

Kategori Populasi

Macaca fascicularis dikategorikan sebagai spesies rentan/vulnerable dalam kepunahan. Jumlah populasi spesies ini belum diketahui pasti, namun dari tahun ketahun diketahui bahwa jumlah spesies mengalami penurunan.

FOTO GALERI

Referensi

  1. Supriatna, J. 201 Field Guide to The Indonesia Primates. Yayasan Pustaka Obor Indonesia, Jakarta.
  2. Nicobar Crab-eating Macaque on The IUCN Redlist article 
  3. Crab-eating Macaque Wikipedia article 
  4. Macaca fascicularis Long-tailed Macaque