Striped Jumping Spiders

Cytaea dispalans

Cytaea dispalans adalah spesies dalam genus Cytaea, yang merupakan bagian dari keluarga Salticidae, umumnya dikenal sebagai laba-laba pelompat. Keluarga ini terkenal dengan penglihatannya yang luar biasa, kelincahannya, dan perilaku berburunya yang beragam. Cytaea dispalans, seperti laba-laba pelompat lainnya, kemungkinan berukuran kecil hingga sedang dan memiliki karakteristik penglihatan yang sangat baik dari keluarganya, dengan dua mata median anterior besar yang memungkinkan persepsi kedalaman yang tepat dan berburu dengan penglihatan. Laba-laba pelompat dikenal karena warna dan polanya yang cerah, yang dapat berperan dalam kamuflase, peringatan, dan penampilan kawin.

Klasifikasi

KERAJAAN

:

Animalia

FILUM

:

Arthropoda

KELAS

:

Arachnida

BANGSA

:

Araneae

FAMILI

:

Salticidae

MARGA

:

Cytaea

SPECIES

:

Cytaea dispalans

Informasi Lainnya

Berbisa?

Seperti semua laba-laba pelompat, Cytaea dispalans berbisa, memanfaatkan racunnya untuk melumpuhkan mangsanya. Namun, racun laba-laba pelompat umumnya tidak berbahaya bagi manusia, biasanya hanya menimbulkan gejala ringan seperti nyeri lokal atau bengkak jika terjadi gigitan.

Bahaya bagi Manusia?

Cytaea dispalans menimbulkan bahaya minimal bagi manusia. Laba-laba ini tidak agresif terhadap manusia dan cenderung menggigit hanya jika terpancing atau merasa terancam. Gigitan jarang terjadi dan tidak dianggap signifikan secara medis.

Status Populasi

Data spesifik mengenai ukuran populasi Cytaea dispalans tidak tersedia secara luas. Laba-laba pelompat, secara umum, cenderung memiliki populasi yang sehat di habitat yang sesuai, menunjukkan potensi populasi yang stabil jika kondisi lingkungan mendukung.

Striped Jumping Spiders (Cytaea dispalans), Photo by David Lowenthal

Populasi dan Ukuran Populasi:
Data spesifik mengenai ukuran populasi Cytaea dispalans tidak tersedia secara luas. Laba-laba pelompat, secara umum, cenderung memiliki populasi yang sehat di habitat yang sesuai, menunjukkan potensi populasi yang stabil jika kondisi lingkungan mendukung.

Masa hidup:
Umur laba-laba pelompat dapat bervariasi tetapi umumnya berkisar sekitar 1-2 tahun, yang mencakup beberapa tahap mulai dari telur hingga dewasa.

Berat dan Panjang:
Laba-laba pelompat umumnya berukuran kecil, dengan banyak spesies mencapai panjang tubuh sekitar 3 hingga 15 mm. Data berat spesifik jarang dicatat karena ukurannya yang kecil.

Distribusi:
Sebaran Cytaea dispalans mungkin spesifik di wilayah tertentu, karena laba-laba pelompat memiliki habitat yang beragam. Mereka dapat ditemukan di hutan, padang rumput, daerah pegunungan, dan bahkan di dalam tempat tinggal atau taman manusia, tergantung spesiesnya.

Striped Jumping Spiders (Cytaea dispalans), Photo by David Lowenthal

Kebiasaan dan Gaya Hidup:
Cytaea dispalans, seperti laba-laba pelompat lainnya, bersifat diurnal dan mengandalkan penglihatannya untuk berburu di siang hari. Mereka tidak membuat jaring untuk menangkap mangsa, melainkan menggunakan kemampuan melompatnya untuk menyergap atau mengejar serangga. Mereka mungkin menggunakan sutra sebagai tali pengaman saat melompat dan untuk membuat tempat berlindung atau kantung telur.

Pola Makan dan Nutrisi:
Makanan mereka terutama terdiri dari serangga kecil dan mungkin nektar, kebiasaan makan yang diamati pada beberapa spesies laba-laba pelompat. Mereka adalah pemburu yang aktif, mengandalkan penglihatan mereka untuk menemukan mangsa dan ketangkasan mereka untuk menangkapnya.

Kebiasaan Kawin:
Perilaku kawin pada laba-laba pelompat melibatkan tampilan visual yang kompleks, di mana laba-laba jantan menari dan memperlihatkan pola warna-warni untuk menarik perhatian betina. Keberhasilan ritual pacaran ini sangat penting untuk perkawinan.

KOLEKSI FOTO