Celepuk Jawa

Otus angelinae

Deskripsi

Otus angelinae merupakan jenis burung hantu yang berukuran relative kecil, dan juga endemic pulau Jawa. Memiliki kisaran berat tubuh 75 – 90 gram dengan panjang tubuh 63 – 69 mm, dan bentangan sayap 135 – 149 mm. Warna bulu tubuhnya dominan warna gelap, dengan bagian atas berwarna coklat keabu-abuan, bercoret rapat, dan bercak hitam. Tubuh bagian bawah bergaris hitam pada sekitar dada dan keputih-putihan pada bagian perut. Alis mata berwarna putih mencolok, iris mata berwarna kuning emas, serta paruh dan kaki berwarna kuning.

Jumlah Populasi

-

Masa Hidup

-

Berat

75 – 90 gram

Panjang

63 – 69 mm

Ca

Carnivore

No

Nocturnal

Klasifikasi

KERAJAAN

:

Animalia

FILUM

:

Chordata

KELAS

:

Aves

BANGSA

:

Strigiformes

FAMILI

:

Strigidae

MARGA

:

Otus

SPECIES

:

Otus angelinae

Distribusi

Spesies ini mendiami daerah pegunungan dengan ketinggian antara 1.500 hingga 2.500 mdpl, dengan habitat kanopi bawah dan menengah dengan jenis pohon yang beragam.

Geografi

Benua : Asia

Negara/Daerah : Indonesia, endemic Pulau Jawa antara lain Gunung Salak, Gunung Pangrango, Gunung Tangkuban Perahu, Gunung Ciremai, dan Dataran Tinggi Ijen.

Perilaku dan Gaya Hidup

Spesies ini merupakan burung yang aktif di malam hari, biasanya berburu dengan mengandalkan pendengaran dan penglihatannya yang sangat tajam. Kepakan sayapnya ketika terbang hampir tidak mengeluarkan suara. Sehingga sangat jarang disadari oleh buruannya.

Gaya Hidup

Nokturnal, prey

Bioma

Hutan pegunungan

Zona Iklim

Tropis

Makanan dan Nutrisi

Merupakan kelompok karnivora, dengan biasanya memangsa berbagai serangga dan beberapa reptil.

Tipe makanan : Karnivora

Perilaku Kawin

Diperkirakan masa reproduksi nya terjadi dari bulan Desember hingga bulan Mei, dengan jumlah telur sebanyak 2 butir

Masa reproduksi : Desember – Mei

Masa inkubasi : –

Usia mandiri : –

Nama anakan : –

Jumlah anak/telur : 2 butir

Populasi

Status Populasi : Rentan (VU)

NE

DD

LC

NT

VU

EN

CR

EW

EX

Ancaman Populasi

Penurunan populasi spesies ini disebabkan oleh deforestasi dan alih fungsi hutan menjadi daerah pertanian dan pemukiman.

Kategori Populasi

Dalam daftar merah IUCN dimasukkan status konservasi Rentan.

FOTO GALERI

Referensi

  1. MacKinnon, J. 1991 . Fields Guide to the Birds Of Java and Bali. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
  2. The Javan Scops Owl on iNaturalist article