Lalat Snipe dan Sekutunya (Parvorder Tabanomorpha)

Tabanomorpha adalah parvorder dalam infraordo Orthorrhapha (Subordo Brachycera, Ordo Diptera), yang terdiri dari kelompok lalat tingkat tinggi primitif yang mencakup lalat kuda, lalat snipe, dan kerabatnya. Anggota parvorder ini tersebar luas di seluruh dunia dan umumnya ditemukan di berbagai habitat, terutama di lingkungan lembap seperti lahan basah, hutan, dan dekat air tawar.

Lalat Tabanomorpha umumnya berukuran sedang hingga besar dan seringkali memiliki tubuh yang kokoh atau memanjang. Kepala biasanya besar, dengan mata majemuk yang berkembang dengan baik yang mungkin berwarna cerah atau berpola, terutama pada lalat kuda. Antena relatif pendek tetapi seringkali memiliki bentuk yang khas, seperti struktur bersegmen atau beruas.

Seperti lalat brachyceran lainnya, mereka memiliki sepasang sayap fungsional, dengan sayap belakang yang direduksi menjadi halter. Sayap biasanya bening atau sedikit berwarna dan dipegang rata atau sedikit miring saat istirahat.

Siklus hidupnya melibatkan metamorfosis lengkap. Larva biasanya ditemukan di tanah lembap, habitat perairan, atau bahan organik yang membusuk. Mereka seringkali bersifat predator, memakan invertebrata lain, atau mungkin detritivora tergantung pada spesiesnya. Kepompongan biasanya terjadi di tanah atau di dekat habitat larva.

Kebiasaan makan bervariasi di antara serangga dewasa. Pada banyak spesies, jantan memakan nektar dan sari tumbuhan, sedangkan betina dari kelompok tertentu, khususnya dalam famili Tabanidae (lalat kuda), adalah penghisap darah dan membutuhkan makanan darah untuk perkembangan telur. Famili lain mungkin memiliki serangga dewasa yang terutama bersifat predator atau pemakan nektar.

Parvorder mencakup famili seperti Tabanidae (lalat kuda), Rhagionidae (lalat snipe), Athericidae (lalat snipe air), dan lainnya. Famili-famili ini menunjukkan berbagai peran dan adaptasi ekologis.

Secara ekologis, Tabanomorpha memainkan berbagai peran dalam ekosistem. Larva berkontribusi pada predasi dan siklus nutrisi di tanah dan habitat perairan, sementara serangga dewasa dapat bertindak sebagai penyerbuk atau predator. Namun, beberapa anggotanya, khususnya lalat kuda penghisap darah, memiliki kepentingan medis dan ekonomi karena dampaknya terhadap ternak dan potensinya untuk menularkan penyakit.