Tribe Scutellerini
Scutellerini adalah suku serangga permata dalam subfamili Scutellerinae (Famili Scutelleridae, Ordo Hemiptera). Anggota suku ini tersebar luas di seluruh Afrika, Eropa, Asia, dan Australia, dengan keanekaragaman terbesar terjadi di wilayah tropis dan subtropis. Mereka menghuni hutan, padang rumput, lahan pertanian, semak belukar, dan kebun, di mana mereka hidup pada berbagai macam tanaman berbunga.
Serangga dari suku Scutellerini umumnya berukuran kecil hingga sedang dan dibedakan oleh skutellumnya yang sangat besar, yang membentang hampir di seluruh perut dan sayap. Perisai yang melebar ini memberi mereka penampilan seperti kumbang yang halus dan bulat, dan merupakan salah satu ciri khas serangga permata.
Banyak spesies menunjukkan warna metalik atau iridesen yang cemerlang, termasuk warna hijau, biru, perunggu, emas, ungu, dan merah. Yang lain menampilkan kombinasi bintik-bintik, garis-garis, atau pola geometris yang kontras yang mungkin berfungsi sebagai kamuflase, peringatan, atau pengenalan spesies. Tubuhnya berbentuk oval lebar dan sangat cembung, dengan kaki yang relatif pendek dan alat mulut pengisap-penusuk yang berkembang dengan baik.
Baik dewasa maupun nimfa bersifat herbivora, makan dengan memasukkan stiletnya ke dalam daun, batang, buah, biji, atau jaringan tumbuhan yang sedang berkembang untuk mengekstrak getah dan nutrisi. Preferensi tanaman inang bervariasi antar spesies, dan meskipun sebagian besar memiliki sedikit signifikansi ekonomi, beberapa mungkin kadang-kadang memakan tanaman budidaya.
Siklus hidupnya melibatkan metamorfosis tidak sempurna, yang terdiri dari tahap telur, nimfa, dan dewasa. Betina meletakkan kelompok telur pada tanaman inang, dan nimfa yang tidak bersayap mengalami beberapa kali pergantian kulit sebelum menjadi dewasa yang bersayap sepenuhnya. Nimfa seringkali berwarna cerah dan mungkin sangat berbeda penampilannya dari dewasa.
Suku ini mencakup genus-genus terkenal seperti Scutellera, Chrysocoris, Calliphara, dan beberapa genus terkait, banyak di antaranya dikagumi karena pewarnaannya yang mencolok dan pola punggungnya yang rumit.
Secara ekologis, spesies Scutellerini berfungsi sebagai herbivora yang memengaruhi komunitas tumbuhan dan berkontribusi pada dinamika ekosistem. Mereka juga menjadi mangsa bagi burung, reptil, laba-laba, serangga pemangsa, dan parasitoid. Warna metalik yang mencolok, bentuk seperti perisai yang khas, dan peran ekologisnya menjadikan mereka salah satu serangga sejati yang paling mudah dikenali dan menarik secara visual di ekosistem darat.
