Tribe Exoprosopini
Exoprosopini adalah suku dalam subfamili Anthracinae (Famili Bombyliidae, Ordo Diptera), yang terdiri dari kelompok lalat lebah yang tersebar luas di wilayah tropis, subtropis, dan beriklim sedang. Anggota suku ini sangat umum di habitat terbuka dan terkena sinar matahari seperti padang rumput, gurun, sabana, dan tepi hutan.
Lalat dari suku Exoprosopini biasanya berukuran kecil hingga sedang dan sering dicirikan oleh warna tubuh gelap yang dikombinasikan dengan pola sayap yang mencolok. Sayapnya umumnya menampilkan pita, bintik, atau bercak pigmentasi gelap, yang dapat digunakan untuk pengenalan spesies dan juga dapat memberikan kamuflase atau mimikri. Tubuhnya biasanya kokoh dan mungkin ditutupi dengan bulu-bulu halus.
Kepalanya besar, dengan mata majemuk yang berkembang dengan baik dan antena pendek. Banyak spesies memiliki belalai yang cukup panjang yang beradaptasi untuk memakan nektar. Lalat dewasa adalah penerbang yang lincah dan sering terlihat melayang di dekat bunga, di mana mereka makan tanpa mendarat atau sambil bertengger sebentar.
Siklus hidupnya melibatkan metamorfosis lengkap. Larva merupakan parasitoid dan berkembang di atau di dalam tahap perkembangan serangga lain, terutama lebah soliter, tawon, dan serangga bersarang di tanah lainnya. Betina biasanya bertelur di dekat habitat inang, dan larva secara aktif mencari dan memparasit inangnya.
Suku ini mencakup genus seperti Exoprosopa dan bentuk-bentuk terkait, yang sering dikenali dari corak sayapnya yang khas dan perilaku terbang melayang.
Secara ekologis, spesies Exoprosopini memainkan peran ganda dalam ekosistem. Serangga dewasa berkontribusi pada penyerbukan dengan mengunjungi bunga, sementara larva membantu mengatur populasi serangga lain melalui parasitisme. Kombinasi fungsi ekologis ini menjadikan mereka komponen penting keanekaragaman hayati, terutama di lingkungan terbuka dan kering.
